3 Comments

Mengatasi Kaki Bengkak Secara Alami

kaki bengkak

Pembengkakan pada kaki baik disertai rasa nyeri maupun tanpa rasa nyeri merupakan sinyal lampu kuning bahwa ada sesuatu yang tidak normal pada tubuh kita. Kondisi ini bisa menyiratkan kelainan yang ringan sampai kepada kelainan sangat serius yang melibatkan organ-organ vital kita.

Secara prinsip pembengkakan terjadi karena adanya water retension (penimbunan air) di dalam tubuh dan dengan adanya pengaruh gravitasi maka wilayah betis dan kaki kitalah yang paling sering mengalami pembengkakan (edema) ini. Air yang merupakan komponen terbesar dalam darah secara fisiologis memang akan keluar dari pembuluh darah kapiler menuju ke sel-sel di sekitarnya untuk memberikan nutrisi kepada sel-sel itu. Setelah itu air tersebut akan diserap kembali masuk ke pembuluh darah dan mekanisme ’keluar masuk’ ini diatur dengan seimbang oleh hormon dan zat yang menyerupai hormon yang dinamakan prostaglandin. Persoalan timbul apabila air yang keluar dari pembuluh darah lebih banyak daripada air yang diserap masuk kembali ke pembuluh darah. Hal ini terjadi karena adanya perubahan tekanan atau ’kebocoran’ pada pembuluh kapiler, sehingga air akan membanjiri sel-sel di luar pembuluh kapiler itu.

Penyebab pembengkakan (swelling) yang bersifat ringan antara lain karena posisi berdiri atau berjalan yang lama, posisi duduk yang lama (misalnya dalam perjalanan pesawat atau mobil jarak jauh), kehamilan, kelebihan berat badan (overweight) dan pada trauma pergelangan kaki (terkilir). Pembengkakan ini akan menghilang apabila ’penyebab’nya sudah tidak ada lagi. Namun pembengkakan ini bisa ’permanen’ sifatnya dan biangnya adalah kerusakan organ-organ vital kita. Yang paling menakutkan adalah pembengkakan yang disebabkan oleh karena gagal jantung, gagal ginjal dan gagal hati.

Pada gagal jantung kekuatan jantung memompa darah jauh menurun sehingga terjadi water retension yang mencolok. Pada gagal ginjal terjadi penurunan drastis kemampuan ginjal menyaring darah dan mengubahnya menjadi air seni (urine) sehingga efeknya juga menyebabkan penumpukan cairan dalam tubuh khususnya di daerah kaki dan betis. Beberapa jenis obat-obatan yang diminum dalam waktu lama diketahui dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal dan berujung pada gagal ginjal. Obat tersebut antara lain analgesik (penghilang rasa nyeri) seperti aspirin,paracetamol dan NSAIDS. Obat lain yang dapat menyebabkan nephropathy (kerusakan ginjal) adalah allopurinol. Obat yang sering dipakai untuk mengatasi pembengkakan kaki karena gout ( orang awam mengatakan ’sakit asam urat’) juga terbukti menyebabkan terbentuknya batu ginjal dan berlanjut kepada kerusakan ginjal.

Hal ini disebabkan karena allopurinol bekerja dengan menghambat (memblokir) xanthine oxydase salah satu unsur yang mempunyai fungsi mengubah hypoxanthine menjadi xanthine dan selanjutnya menjadi asam urat. Xanthine ini tidak larut dalam air sehingga penumpukan dalam bentuk kristal akan mengakibatkan batu ginjal (kidney stones). Jadi mungkin kita perlu berhati-hati agar tidak mengalami nasib buruk mengobati pembengkakan kaki karena gout malahan mengalami pembengkakan kaki karena gagal ginjal.

Pembengkakan kaki ini juga dapat pula diakibatkan penyumbatan pada kelenjar limfa pada tungkai bawah, penyumbatan pembuluh vena karena bekuan darah (clot) yang disebut deep vein thrombosis yaitu kerusakan klep (valve) pada pembuluh darah balik tungkai bawah sehingga darah yang seharusnya dipompa kembali ke jantung ’meluncur’ turun kembali ke arah bawah. Pada kelainan deep vein thrombosis (DVT) kita tidak dibenarkan untuk melakukan pengurutan (massage) karena dikawatirkan bekuan darah ini akan ’terlepas’ mengalir ke arah jantung,paru atau otak dengan akibat yang fatal.

Pengobatan untuk kelainan ini sangat ditentukan oleh penyebabnya. Misalnya apabila pembengkakan ini karena gangguan jantung, maka dapat diberikan diuretik (obat untuk mengeluarkan cairan yang berlebihan melalui ginjal). Namun apabila penyebabnya karena pembuluh darah yang bocor, maka pemberian diuretik ini justru akan memperparah kondisi pasien. Hal ini disebabkan karena dengan efek diuretik maka ginjal akan mengeluarkan air dalam jumlah banyak, sementara air yang berada di luar pembuluh darah masih menumpuk,sehingga akan terjadi dehidrasi darah.

Pembengkakan kaki yang nampaknya sepele sesungguhnya perlu didalami secara teliti mengingat begitu banyak underlying factors (faktor tersembunyi) yang menyebabkannya.

 

Cara Mengatasi Kaki Bengkak

1.      Suplemen magnesium

Kekurangan magnesium bisa memicu bengkak pada kaki. Jadi cobalah untuk mengonsumsi suplemen magnesium secara teratur. Namun jika sedang hamil, ada baiknya mengonsultasikan masalah tersebut dengan dokter.

2. Yoga

Olahraga mampu meningkatkan sirkulasi darah, sementara yoga adalah salah satu cara untuk menggerakkan tubuh dan fokus pada sistem sirkulasi. Beryoga pun cukup fleksibel untuk dilakukan, misalnya dengan belajar sendiri dari video atau mengambil kelas yoga.

3. Air tonik

Rendam kaki pada air tonik (minuman berkarbonasi yang mengandung kina). Cara alami ini mampu mengurangi inflamasi yang terjadi pada kaki dan pelan-pelan menyembuhkan bagian yang bengkak.

4. Minyak grapefruit

Ada dua cara yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan kaki bengkak dengan minyak buah grapefruit. Pertama, mandi berendam dalam air yang diberi beberapa tetes minyak grapefruit. Atau menggosokkan langsung minyak grapefruit pada kaki yang bengkak.

5. Air garam

Sama seperti minyak grapefruit, air garam juga bisa dijadikan alternatif untuk menyembuhkan kaki bengkak. Jika bengkak cukup parah, pilihan mandi berendam lebih baik agar kaki bisa sembuh seperti sedia kala.

6. Massage

Jangan malu menceritakan masalah kaki bengkak Anda pada ahli massage. Mereka akan tahu cara untuk menyembuhkannya dalam waktu singkat. Untuk ibu hamil, cobalah menghubungi ahli massage atau pijat yang khusus menangani ibu hamil.

7. Stocking kesehatan

Ada banyak stocking kesehatan yang dijual di pasaran dan memang disarankan untuk dipakai demi mengatasi kaki bengkak. Anda bisa mempertimbangkan untuk membeli stocking kesehatan ini.

8. Mengangkat kaki

Karena gravitasi adalah penyebab edema, cobalah untuk mengangkat atau memposisikan kaki lebih tinggi dari bagian tubuh. Misalnya berbaring di kasur dan kaki diberi penyangga bantal yang agak tinggi.

9. Berenang

Berenang juga membantu Anda menyembuhkan kaki yang sedang bengkak. Sebab berenang membuat kaki terus bergerak dan mengapung di air membantu tubuh melawan gravitasi dengan lebih baik.

10. Minum

Terakhir, jangan malas minum air agar kaki tidak bengkak. Jika bosan dengan air putih, Anda bisa menambahkan mentimun dan lemon ke dalamnya. Sebab kedua makanan tersebut adalah agen anti inflamasi yang baik.

Kaki Bengkak Pada Ibu Hamil

Kaki bengkak sebenarnya adalah hal yang wajar yang dialami oleh wanita saat hamil. Hal ini terjadi akibat perubahan metabolisme tubuh yang menyebabkan penimbunan air yang bisa terjadi di paha, betis, sampai ajari-jari kaki. Faktor lainnya karena adanya bayi yang membuat berat badan bertambah sehingga membuat ukuran kaki lebih besar.

Berikut adalah beberapa tips yang bisa digunakan untuk mengurangi kaki bengkak saat kehamilan:

  1. Jangan berdiri atau duduk terlalu lama. Usahakan untuk sering menggerakkan badan untuk melancarkan sirkulasi darah.
  2. Cukupi kebutuhan air minum (2 liter perhari) untuk mengeluarkan sampah metabolisme yang bisa mengakibatkan kaki bengkak.
  3. Gunakan sepatu yang nyaman, agar tumpuan berat badan ke kaki tetap seimbang hindari menggunakan sepatu dengan hak yang tinggi.
  4. Jangan terlalu banyak mengkonsumsi garam karena bisa menyebabkan hipertensi dan juga bisa menyebabkan kaki bengkak.
  5. Apabila profesi pekerjaan mengharuskan banyak berdiri atau duduk, usahakan untuk sering berjalan-jalan atau menggerakkan kaki untuk merilekskan otot kaki.
  6. Anda bisa meletakkan kaki di posisi yang lebih tinggi dari tubuh saat berbaring, namun jangan melakukannya terlalu lama karena dapat mengganggu sirkulasi oksigen yang mengalir ke janin anda.
  7. Pijat telapak kaki secara perlahan dengan baby oil atau minyak zaitun setiap pagi dan sore hari. Apabila kaki terasa pegal anda dapat merendam kaki anda dengan campuran air hangat dan garam atau jeruk nipis.
  8. Tidur miring dapat mengurangi kaki bengkak karena dapat membebaskan tekanan pembuluh darah balik ke jantung.
  9. Melakukan olahraga ringan dapat mengurangi kaki bengkak, seperti jalan kaki atau senam.

[Dari berbagai sumber]

About dedimisbahatori

LEMURIAN 3rd Generation

3 comments on “Mengatasi Kaki Bengkak Secara Alami

  1. Trimakasih karena ini sangat membantu:)

  2. Untuk obat herbalnya, kami mampu menyediakan…
    Silahkan kunjungi agrobagustani.blogspot.com untuk info lebih lanjut

    Terima kasih 😀

  3. Beberapa waktu lalu saya mengalami penyakit seperti ini, adanya cairan di kaki hingga terlihat membengkak. setelah kedokter dan meminum obatnya, setelah 2 hari belum terlihat perubahan.
    saya ambil jalan sendiri: menggores dengan silet yg telah di stirilkan, hingga keluar
    cairan dari kaki yang saya bungkus dengan tisu rol. Hasilnya cukup lumayan, dalam 2 hari kaki mengempes dan normal kembali. Pertanyaannya, yang saya lakukan ini apa menyimpang dari pengobatan umumnya? Mohon infonya dong, terima kasih. bambang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: