2 Comments

Serba Serbi Kentut

kentut 2

Kentut itu sehat karena menandakan gerakan peristaltik usus hingga anus berjalan normal. Tapi kalau buang anginnya keseringan itu pertanda ada gangguan di perut. Namun demikian tidak etis jika kita kentut disembarang tempat, apalagi jika sampai keluar bau menyengat.

Selama ini yang banyak diketahui orang, kentut dipicu dari makanan seperti kacang-kacangan, kedelai, singkong atau fast food yang merupakan jenis makanan penyebab flatulensi (perut kembung). Jika perut sudah kembung, tak berapa lama kemudian mungkin Anda akan mengeluarkan gas si kentut.

Selain karena konsumsi makanan penyebab kentut, ada beberapa penyebab lain yang membuat kita jadi sering kentut, diantaranya:

1. Naik pesawat
Saat berada di lingkungan bertekanan udara rendah, gas yang terperangkap dalam tubuh akan terdorong ke luar sehingga Anda cenderung ingin kentut.

2. Gigi palsu yang dipasang tidak benar
Jika Anda punya gigi palsu tapi pemasangannya kurang pas, maka akan banyak udara yang terjebak di sela-sela gigi. Lalu ketika menelan, udara akan ikut masuk ke dalam tubuh dan memungkinkan terjadinya kentut.

3. Minum bir
Bir bisa memicu pengeluaran gas dari 3 faktor, yaitu air, karbonasi dan alkohol.

4. Makan permen karet
Semakin banyak mengunyah permen karet, semakin banyak pula gas yang berada di mulut. Selain itu pemanis buatan yang ada di permen karet biasanya sulit dicerna tubuh sehingga menimbulkan gas.

5. Mengisap ganja
Sama halnya dengan mengunyah permen karet, mengisap ganja juga bisa memicu kentut karena banyak udara yang akan masuk melalui kegiatan inhalasi.

6. Anoreksia nervosa
Ketika tidak ada makanan yang masuk ke dalam perut, lama kelamaan usus bisa mengecil. Tak hanya gas yang terperangkap di dalamnya, tapi juga bakteri. Alhasil, orang penderita anoreksia cenderung mengeluarkan gas (kentut) yang bau.

7. Konstipasi (Sembelit)
Meskipun terjadi penghambatan akibat konstipasi, tapi gas akan selalu mencari cara untuk keluar. Akan ada ruang kecil untuk gas keluar dari perut dan baunya akan lebih menyengat.

8. Kanker
Punya penyakit kanker, terutama kanker perut dan usus besar biasanya bisa menyebabkan pengeluaran gas atau kentut yang terus menerus.

Pertanyaan dan Penjelasan Ilmiah Seputar Kentut

 

1. Dari mana asal kentut ?

Dari gas dalam usus. Gas dalam usus berasal dari udara yang kita telan, yang menerobos ke usus dari darah, gas dari reaksi kimia & gas dari bakteri dalam perut.

2. Apa komposisi kentut ?

Bervariasi. Makin banyak udara anda telan, makin banyak kadar nitrogen dalam kentut (oksigen dari udara terabsorbsi oleh tubuh sebelum sampai di usus). Adanya bakteri serta reaksi kimia antara asam perut & cairan usus menghasilkan karbondioksida. Bakteri juga menghasilkan metana & hidrogen. Proporsi masing-masing gas tergantung apa yang anda makan, berapa banyak udara tertelan, jenis bakteri dalam usus, berapa lama kita menahan kentut. Makin lama menahan kentut, makin besar proporsi nitrogen, karena gas-gas lain terabsorbsi oleh darah melalui dinding usus. Orang yang makannya tergesa-gesa kadar oksigen dalam kentut lebih banyak karena tubuhnya tidak sempat mengabsorbsi oksigen.

3. Kenapa kentut berbau busuk ?

Bau kentut karena kandungan hidrogen sulfida & merkaptan. Kedua senyawa ini mengandung sulfur (belerang). Makin banyak kandungan sulfur dalam makanan anda, makin banyak sulfida & merkaptan diproduksi oleh bakteri dalam perut, & makin busuklah kentut anda. Telur & daging punya peran besar dalam memproduksi bau busuk kentut. Kacang-kacangan berperan dalam memproduksi volume kentut, bukan dalam kebusukannya.

4. Kenapa kentut menimbulkan bunyi ?

Karena adanya vibrasi lubang anus saat kentut diproduksi. Kerasnya bunyi tergantung pada kecepatan gas.

5. Kenapa kentut yang busuk itu hangat & tidak bersuara ?

Salah satu sumber kentut adalah bakteri. Fermentasi bakteri & proses pencernaan memproduksi panas, hasil sampingnya adalah gas busuk. Ukuran gelembung gas lebih kecil, hangat & jenuh dengan produk metabolisme bakteri yg berbau busuk. Ini kemudian menjadi kentut, walau hanya kecil volumenya, tapi SBD (Silent But Deadly = Sunyi Tapi Mematikan).

6. Berapa banyak kentut diproduksi sehari ?

Rata-rata setengah liter sehari dalam 14 kali kentut.

7. Mengapa kentut keluar melalui lubang dubur ?

Karena density-nya lebih ringan, kenapa gas kentut tidak melakukan perjalanan ke atas? Tidak demikian. Gerak peristaltik usus mendorong isinya ke arah bawah. Tekanan di sekitar anus lebih rendah. Gerak peristaltik usus menjadikan ruang menjadi bertekanan, sehingga memaksa isi usus, termasuk gas-nya untuk bergerak ke kawasan yg bertekanan lebih rendah, yaitu sekitar anus. Dalam perjalanan ke arah anus, gelembung-gelembung kecil bergabung jadi gelembung besar. Kalau tidak ada gerak peristaltik, gelembung gas akan menerobos ke atas lagi, tapi tidak terlalu jauh, karena bentuk usus yg rumit & berbelit-belit.

8. Berapa waktu yang diperlukan oleh kentut untuk melakukan perjalanan kehidung orang lain?

Tergantung kondisi udara, seperti kelembaban, suhu,kecepatan & arah angin, berat molekul gas kentut, jarak antara ‘transmitter’ dengan ‘receiver’. Begitu meninggalkan sumbernya, gas kentut menyebar konsentrasinya berkurang. Kalau kentut tidak terdeteksi dalam beberapa detik, berarti mengalami pengenceran di udara & hilang ditelan udara selama-lamanya. Kecuali kalau anda kentut di ruang sempit, seperti lift, mobil, konsentrasinya lebih banyak, sehingga baunya akan tinggal dalam waktu lama sampai akhirnya diserap dinding.

9. Apakah setiap orang kentut ?

Sudah pasti, kalau masih hidup. Sesaat setelah meninggalpun orang masih bisa kentut.

10. Betulkah laki-laki kentut lebih sering daripada perempuan ?

Tidak ada kaitannya dengan gender. Kalau benar, berarti perempuan menahan kentutnya dan  saat kentut banyak sekali jumlah yg dikeluarkan.

11. Saat apa biasanya orang kentut ?

Pagi hari di toilet yang disebut “morning thunder”. Kalau resonansinya bagus, bisa kedengaran di seluruh penjuru rumah.

12. Mengapa makan kacang-kacangan menyebabkan banyak kentut ?

Kacang-kacangan mengandung zat gula yang tidak bisa dicerna tubuh. Gula tsb (raffinose, stachiose, erbascose) jika mencapai usus, bakteri di usus langsung berpesta pora & membuat banyak gas. Jagung, paprika, kubis, kembang kol, susu juga penyebab banyak kentut (bukan baunya).

 

13. Selain makanan, apa saja penyebab kentut ?

Udara yang tertelan, makan terburu-buru, makan tanpa dikunyah, minum soft drink, naik pesawat udara (karena tekanan udara lebih rendah, sehingga gas di dalam usus mengalami ekspansi & muncul sebagai kentut).

14. Apakah kentut sama dengan sendawa, tapi muncul dari lain lubang ?

Tidak… sendawa muncul dari perut, komposisi kimianya lain dengan kentut. Sendawa mengandung udara lebih banyak, kentut mengandung gas yang diproduksi oleh bakteri lebih banyak.

15. Kemana perginya gas kentut kalau ditahan tidak dikeluarkan ?

Bukan diabsorbsi darah, bukan hilang karena bocor. Tapi bermigrasi ke bagian atas menuju usus & pada gilirannya akan keluar juga. Jadi bukan lenyap, tapi hanya mengalami penundaan.

16. Mungkinkah kentut terbakar ?

Bisa saja. Kentut mengandung metana, hidrogen yang combustible (gas alam mengandung komponen ini juga). Kalau terbakar, nyala-nya berwarna biru karena kandungan unsur hidrogen.

17. Bisakah menyalakan korek api dengan kentut ?

Konsistensinya lain. Juga suhunya tidak cukup panas untuk memulai pembakaran.

18. Mengapa kentut anjing & kucing lebih busuk ?

Karena anjing & kucing adalah karnivora (pemakan daging). Daging kaya akan protein. Protein mengandung banyak sulfur, jadi bau kentut binatang ini lebih busuk. Lain dengan herbivora seperti sapi, kuda, gajah, yang memproduksi kentut lebih banyak, lebih lama, lebih keras bunyinya, tapi relatif tidak berbau.

19. Betulkah bisa teler kalau mencium bau kentut 2-3 kali berturut-turut ?

Kentut mengandung sedikit oksigen, mungkin saja anda mengalami pusing kalau mencium bau kentut terlalu banyak.

 

20. Apakah warna kentut ?

Tidak berwarna. Kalau warnanya oranye seperti gas nitrogen oksida, akan ketahuan siapa yang kentut.

21. Kentut itu apakah asam, basa atau netral ?

Asam, karena mengandung karbondioksisa (CO2) & Hidrogen sulfida (H2S).

 

22. Apa yang terjadi kalau seseorang kentut di planet Venus ?

Planet Venus sudah banyak mengandung sulfur (belerang) di lapisan udaranya, jadi kentut di sanapun tidak ada pengaruhnya.

 

 

Mengenal Kentut Vagina atau Vaginal flatulence

 

Vaginal flatulence atau flatus vaginalis atau biasa disebut kentut vagina adalah emisi atau masuknya udara ke dalam vagina yang terjadi dalam aktifitas seksual. Wanita yang mengalami flatus vaginalis akan mengeluarkan suara seperti kentut tetapi tidak menimbulkan bau seperti kentut pada dubur.

Dampak serius yang bisa ditimbulkan dari Vaginal flatulence  ini adalah bisa menyebabkan infeksi saluran kemih serta gangguan organ reproduksi genitalia interna pada wanita. Sedangkan jika terjadi pada ibu hamil dapat menyebabkan Embolisme (penyumbatan pembuluh darah akibat gelembung udara) sehingga berbahaya bagi keselamatan jiwa ibu dan bayi dalam kandungannya.

Wanita hamil biasanya diperingatkan untuk tidak membiarkan pasangannya meniupkan udara ke dalam vagina saat melakukan seks oral. Hal ini karena ada lebih banyak pembuluh darah di sekitar organ reproduksi selama kehamilan. Selain itu, ukuran pembuluh darah saat hamil juga canderung lebih besar. Bila pembuluh darah lemah atau tekanan udara yang ditiupkan cukup besar, maka udara yang masuk ke dalam vagina dan rahim dapat menembus pembuluh darah yang menyebabkan embolus.

Oleh karena itu, jika melakukan seks oral saat hamil, pastikan agar pasangan tidak meniupkan udara ke dalam vagina karena berisiko menyebabkan udara masuk ke vena dan menyumbat aliran darah ke janin.

Tapi pada wanita yang tidak hamil, diperlukan tekanan udara yang besar untuk dapat menyebabkan embolisme, sehingga sangat jarang ditemukan kasus pada wanita yang tidak hamil.

Kentut vagina biasanya tanda aktivitas seksual yang tidak berbahaya: gerakan menusuk saat terjadinya persetubuhan bisa memasukkan udara keluar-masuk vagina, sebagaimana pada seks oral. Jadi tidak usah khawatir dengan aktifitas seksual anda.

Apabila seks oral menimbulkan kentut vagina, mintalah pasangan Anda segera menggantinya dengan sebuah posisi seks yang berbeda. Udara yang masuk ke vagina bisa menyebabkan embolisme udara, sebuah kondisi yang mengancam jiwa. Jika seorang perempuan sedang hamil, nyawa janin yang dikandungnya iuga bisa dalam bahaya.

Umumnya, kentut vagina tidak berbau. Namun, jika yang keluar bau kuat yang tidak enak, itu mungkin tanda peringatan adanya sebuah robekan antara vagina dan kolon (colovaginal fistula). Robekan-robekan ini yang bisa terjadi saat melahirkan atau sebagai akibat penyakit Crohn atau penyakit-penyakit gastrointestinal lainnya bisa menimbulkan infeksi, dan juga masalah-masalah serius lainnya.

[Dari berbagai sumber]

 

About dedimisbahatori

LEMURIAN 3rd Generation

2 comments on “Serba Serbi Kentut

  1. Makasih infonya 🙂

  2. Lama mencari artikal kayak gini, trims ADMIN infonya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: