4 Comments

Manfaat Air Liur

air liur

Air liur atau air ludah dalam bahasa ilmiah dikenal dengan Saliva adalah cairan bening yang dihasilkan oleh manusia dan beberapa jenis hewan.

 

Apa Saja Yang Ada Di Air Liur?

Sebagian besar air liur adalah air, tetapi juga mengandung elektrolit (Natrium, Kalium, Kalsium, Magnesium), bakteri, virus, jamur, sekresi dari hidung dan paru-paru, sel-sel dari lapisan mulut dan sekitar 500 protein. Pada air liur atau ludah ini juga terkandung Mukosa yang mengandung Mukopolisakarida dan Glikoprotein, senyawa antibakteri dan beberapa macam enzim.
Tentu saja, isi dari air liur juga tergantung pada apa yang dimasukkan ke dalam mulut, seperti puing-puing makanan. Komponen pasta gigi juga umum ditemukan dalam air liur. Kandungan air liur setiap orang pun berbeda.

Kandungan rinci air liur adalah sebagai berikut:

  • Elektrolit: (2-21 mmol/L natrium, 10-36 mmol/L kalium, 1,2-2,8 mmol/L kalsium, 0,08-0,5 mmol/L magnesium, 5-40 mmol/L klorida, 2-13 mmol/L bikarbonat, 1,4-39 mmol/L fosfat)
  • Mukosa, yang terutama mengandung mukopolisakarida dan glikoprotein;
  • Senyawa antibakteri (tiosianat, hidrogen peroksida, dan immunoglobulin A)
  • Beberapa macam enzim, di antaranya alfa-amilase (EC3.2.1.1), lisozim (EC3.2.1.17), dan lingual lipase (EC3.1.1.3). Amilase dan lipase berturut-turut memulai pencernaan pati dan lemak sebelum makanan ditelan. Enzim-enzim tersebut bekerja optimal pada pH 7,4. Lingual lipase memiliki pH optimum ~4,0, sehingga tak akan aktif jika belum memasuki lingkungan asam. Lisozim berperan dalam lisis bakteri. Air liur manusia juga mengandung fosfatase asam ludah A+B (EC3.1.3.2), N-asetilmuramil-L-alanin amidase (EC3.5.1.28), NAD(P)H dehidrogenase-quinone (EC1.6.99.2), laktoperoksidase ludah (EC1.11.1.7), superoksida dismutase (EC1.15.1.1), glutation transferase (EC2.5.1.18), dehidrogenase aldehid kelas 3 (EC1.2.1.3), glukosa-6-fosfat isomerase (EC5.3.1.9), dan kallikrein jaringan (EC3.4.21.35). Adanya produk-produk ini kadang mengakibatkan air liur berbau tidak sedap.

Apa Yang Bisa Diketahui Dari Air Liur?
Dari air liur, bisa didapatkan sampel dari DNA. Bahkan, meskipun air liur tidak mengandung sel DNA, tetapi sel-sel dari lapisan mulut dapat ditemukan di sampel air liur. Air liur dapat memberikan petunjuk apa saja yang telah dimakan dan obat-obatan yang mungkin dikonsumsi.
Air liur juga merupakan petunjuk lain untuk menungkapkan identitas seseorang. Air liur dapat mengungkapkan apa yang sudah dimakan dan obat-obatan yang mungkin dikonsumsi, seperti kokain, ganja dan barbiturat. Para ilmuwan juga dapat menggunakan sampel air liur untuk menunjukkan berapa banyak obat tertentu dalam tubuh.

Para ilmuwan juga ingin dapat menggunakan air liur sebagai alat untuk mendeteksi penyakit, karena jauh lebih mudah, dan dalam banyak kasus lebih aman. Tes HIV merupakan salah satu tes yang mana air liur digunakan sebagai sampel, meskipun tes darah masih merupakan cara standar untuk tes HIV.

Manfaat Air Liur?
Sebagian orang tidak menyadari betapa pentingnya fungsi air liur, yaitu:

  1. Memecah makanan dalam mulut, sehingga dapat dirasakan oleh lidah dan lebih mudah dicerna oleh perut.
  2. Membersihkan makanan dan sel-sel mati dari lapisan mulut.
  3. Mengikat makanan menjadi bola sehingga dapat ditelan.
  4. Membersihkan makanan dan bakteri dari gigi.
  5. Mencegah lapisan mulut kering.
  6. Menghancurkan atau mencegah pertumbuhan jamur tertentu.
  7. Menetralisir asam dari makanan dan minuman.
  8. Air liur mengandung polin, yaitu suatu protein yang berfungsi melindungi enamel gigi, karena kalsium dan kadar fosfor.
  9. Air liur juga mengandung mineral yang membantu proses remineralisasi gigi.
  10. Produksi air liur di dalam mulut kita juga bisa membantu membersihkan kotoran di sela-sela gigi.
  1. Dalam The journal of Federation of American Societies for Experimental Biologi (FASEB) mengungkapkan bahwa di dalam air liur atau air ludah terkandung zat yang dapat membantu proses penyembuhan luka pada manusia yang disebut dengan Histatin, Histatin adalah protein yang dihasilkan oleh air liur yang dipercaya dapat membunuh bakteri-bakteri jahat pada luka. Fakta ini juga menjawab mengapa luka pada mulut, seperti luka setelah pencabutan gigi dapat sembuh lebih cepat dibandingkan dengan luka pada kulit atau tulang.
  2. Air liur juga berfungsi untuk membantu proses pencernaan makanan di dalam mulut seperti membersihkan makanan dan sel-sel mati di dalam mulut, mengikat makanan menjadi bola sehingga dapat ditelan, membersihkan makanan yang tersisa dan bakteri dari gigi, mencegah lapisan rongga mulut menjadi kering, menghancurkan atau mencegah pertumbuhan jamur di dalam mulut, menetralisir asam dari makanan yang dimakan, dan membantu menumbuhkan enamel gigi yang rusak karena kalsium dan kadar phospor.
  3. Bahkan air liur juga bisa mematikan virus HIV.
  4. Air liur terbukti paling ampuh menghilangkan jerawat, sebab air liur anda dapat membunuh bakteri penyebab jerawat. Memang agak jijik, tapi masa jijik dengan air liur sendiri. Caranya oleskan air liur anda pada bagian yang terdapat jerawatnya, lakukan 3x sehari, dalam waktu 3 hari jerawat anda akan menyusut, sebab bakteri penyebab jerawatnya mati oleh air liur.

Kenapa?

Histatin adalah protein yang dihasilkan oleh air liur yang dipercaya dapat membunuh bakteri-bakteri jahat pada luka. Fakta ini juga menjawab mengapa luka pada mulut, seperti luka setelah pencabutan gigi dapat sembuh lebih cepat dibandingkan dengan luka pada kulit atau tulang. Demikian juga dengan jerawat. Alih-alih menggunakan sabun pencuci muka, khasiat air ludah jauh lebih mumpuni karena memiliki antiseptik alami. Selain itu menjaga kebersihan muka juga sangat penting untuk meminimalisir bakteri merugikan yang ada pada wajah kita.

Catatan : Air ludah yang paling baik  sebenarnya, pada saat kita pas bangun tidur dan belum makan dan minum apapun, tapi gosok gigi dulu sebelum tidur agar tidak bau.

Didalam air liur atau air ludah terkandung zat yang dapat membantu proses penyembuhan luka pada manusia yang disebut dengan Histatin.

 

Berapa Banyak Jumlah Air Liur?
Manusia mengeluarkan sekitar 700 ml air liur setiap harinya.  Tapi tentu saja jumlah ini juga dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain:

  1. Gen
  2. Waktu (produksi air liur melambat secara drastis di malam hari)
  3. Banyak air yang diminum
  4. Sedang mengunyah permen karet atau menghisap permen keras (keduanya meningkatkan produksi air liur)
  5. Mencium sesuatu yang menarik (juga meningkatkan produksi air liur, itu sebabnya ada istilah ‘lezat’)
  6. Lebih dari 400 obat menyebabkan penurunan produksi air liur
  7. Umur produksi (air liur menurun seiring dengan usia)
  8. Memiliki kondisi atau penyakit yang mempengaruhi produksi air liur, seperti Sindrom Sjorgen, atau sedang menjalani terapi radiasi.

[Dari berbagai sumber]

About dedimisbahatori

LEMURIAN 3rd Generation

4 comments on “Manfaat Air Liur

  1. sekarang jdi gak ragu lagi dg istilah idu bacin, orng tua jman dlu ktika trutma orng jwa mnyuruh qta jika terjdpt luka atau pnykit dlam tbuh qta ckup dksih idu bacin dn berdoa sama allah s.w.t insyllh bisa sembuh. dn yg baru ini yg aku dnger dri orng tua bahwa penykit magh baik yg udh kronis ataupun blum ckup stiap pgi stiap baru bngun tdur ktika blum mkan apa” perut kita diolesi air liur kita sndri itu dpt sgai terapi pnyembuhn.

  2. trimakasih gan.. banyak ngasih tambah pengetahuan (y)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: