4 Comments

Mengontrol Berat Badan di Bulan Ramadhan

berat badan

 

Pada saat berpuasa, tidak heran jika sebagian orang justru mengalami kenaikan berat badan. Kondisi ini bisa saja menjadi ancaman bagi siapapun yang melakukan pola makan yang salah pada saat berbuka, seperti terlalu banyak mengkonsumsi makanan manis. Tetapi jangan khawatir, ada strategi jitu untuk mencegah agar berat badan Anda tidak menjadi gemuk saat berpuasa.

Puasa dapat menurunkan kecepatan metabolisme tubuh, sehingga sering terjadi penambahan berat badan pada saat berpuasa.

“Dengan metabolisme yang lambat, berat badan akan bertambah dengan mudah,” ujar Ketua Yayasan Gema Sadar Gizi, dr Tirta Prawita Sari di Jakarta, Selasa (2/7).

Pengurus Persatuan Dokter Gizi Klinik Indonesia itu mengatakan, salah satu cara untuk  mencegah penambahan berat badan saat adalah tetap beraktivitas dan tidak memanjakan tubuh sendiri. Sebab, pada dasarnya tubuh memiliki asupan makanan yang cukup saat sahur untuk menghasilkan energi di siang hari.

“Kita perlu menjamin agar metabolisme itu tetap cepat. Sehingga, harus tetap beraktivitas. Bayangkan, apabila setelah makan sahur kemudian tidur, makanan yang dimakan akan tersimpan dalam tubuh menjadi lemak karena tidak dibakar menjadi energi,” ujar Tirta.

Menurut Tirta, puasa berdampak berbeda pada status gizi orang setiap orang, namun keberhasilan menjaga berat bedan saat berpuasa dapat diukur dari berat badan dan lingkar perut seseorang. “Ada yang badannya kelihatan gemuk, namun lingkar perutnya kecil, itu bisa dikatakan berhasil dan lebih sehat dibandingkan yang kelihatannya kurus namun lingkar perutnya lebar dan cenderung membuncit,” ujarnya.

Menyeimbangkan asupan makanan yang kita makan selama berpuasa bisa menjadi kunci utama untuk mengontrol berat badan. Nah, sebenarnya bagaimana sih menjaga tubuh agar tetap ideal selama berpuasa?

 

Tips Mengontrol Berat Badan di Bulan Ramadhan

 

1.      Jangan Makan berlebihan

Makan berlebihan akan memberikan dampak yang kurang bagus bagi tubuh kita, salah satunya memicu bertambahnya berat badan. Agar porsi makan tidak berlebihan, Anda bisa mencoba untuk menyantap roti, sereal, produk susu, ikan, daging, sayuran, dan buah-buahan secara bertahap dan seimbang. Dengan begitu asupan nutrisi Anda tetap terjaga tanpa mempengaruhi berat badan.

 

2.      Hindari Terlalu Banyak Karbohidrat

Karbohidrat memang diperlukan bagi tubuh untuk menghasilkan energi. Namun jangan terlalu banyak mengkonsumsinya ketika berpuasa, karena kebanyakan karbohidrat akan membuat berat badan mudah bertambah.

 

3.      Konsumsi Karbohidrat Kompleks

Mengkonsumsi karbohidrat kompleks adalah saran terbaik untuk hidangan sahur. Sebab nutrisi tersebut ampuh membuat perut tahan kenyang lebih lama. Makanan dengan karbohidrat kompleks bisa Anda temukan dalam gandum, sereal, oat, dan berbagai biji-bijian.

 

4.      Konsumsi Makanan Berserat

Makanan berserat juga penting dikonsumsi saat sahur. Sama halnya seperti mengkonsumsi karbohidrat kompleks, serat juga akan membuat Anda tahan lapar lebih lama. Unsur serat sendiri terdapat pada sayuran dan buah-buahan segar. Jadi, jangan lupa selalu menyertakan komponen tersebut ke dalam menu berbuka dan sahur Anda.

 

5.      Konsumsi Makanan Berprotein

Makanan berprotein akan mencegah Anda untuk menyantap hidangan manis secara berlebihan. Maka dari itu jangan malas mengkonsumsi ikan, telur, atau daging selama puasa. Selain membantu mengontrol berat badan, protein juga membuat perut Anda kenyang lebih lama.

 

6.      Minum Banyak Air

Untuk menghindari dehidrasi, tentu saja Anda harus banyak minum air putih. Manfaat lain dari air putih adalah detoksifikasi atau membuang racun dalam tubuh selama bulan puasa.

 

7.      Tetap Rutin Berolahraga

Berpuasa bukan berarti meninggalkan aktivitas olahraga. Anda bisa melakukannya sebelum atau sesudah berbuka untuk menghindari dehidrasi. Tidak perlu melakukan olahraga berat, jalan santai di sekitar rumah setelah sahur atau sebelum berbuka selama 20 menit, bisa menjadi pilihan untuk membuat tubuh menjadi bugar dan berat badan terjaga.

Makanan manis memang selalu tampak menggoda, tetapi hati-hati jangan terjebak. Lakukan strategi dengan kombinasi makanan yang tepat, membuat Anda tetap bisa menikmati makanan manis favorit Anda pada saat berbuka dan sahur. Puasa lancar, tubuh sehat, berat badanpun tetap terjaga.

 

8.      Hindari Santan, Lemak dan Gula Sederhana

Memilih menu saat berbuka puasa dan sahur prinsipnya sama, hindari makanan bersantan, berlemak, dan gula sederhana. Meski banyak pilihan makanan khas Ramadhan, seperti kolak, es buah, es sirup, dan berbagai minuman manis lainnya, sebaiknya konsumsi dalam porsi sedikit saja. Kolak misalnya, cukup makan buah pisangnya saja tanpa air gulanya. Makanan yang populer di bulan puasa mengandung gula sederhana dengan indeks glikemik (GI) tinggi.

Makanan dengan indeks glikemik (GI) tinggi mempercepat rangsangan terhadap pengeluaran hormon insulin. Insulin berfungsi mengalirkan gula dalam tubuh. Makanan yang merangsang insulin akan cepat menaikkan gula darah dan membuat tubuh mudah kembali lemas, lapar, dan cenderung makan lebih banyak. Penumpukan lemak dalam tubuh terbantukan dengan pengeluaran insulin yang cepat.

9. Konsumsi Makanan Manis Dari Sumber Alami

Kurma, pisang, dan apel, merupakan sumber makanan kaya serat dan memberikan rasa manis yang bisa menggantikan gula. Makanan manis dari buah bisa membantu tubuh untuk mencerna sekaligus memberikan asupan energi secara perlahan. Berbeda dengan makanan manis yang bersumber dari gula buatan, yang cepat memberikan efek lebih berenergi, namun secara drastis.

Kalaupun tetap merasa perlu mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung GI tinggi, batasi porsinya. Sebaliknya, seimbangkan dengan makanan mengandung GI rendah dalam porsi lebih besar. Terapkan pola makan sehat seperti ini saat sahur dan berbuka puasa.

 

[Dari berbagai sumber]

Advertisements

About dedimisbahatori

LEMURIAN 3rd Generation

4 comments on “Mengontrol Berat Badan di Bulan Ramadhan

  1. Insya Allah nanti akan kita posting artikel tentang diet 🙂

  2. NUHUN Pencerahannya, kalo boleh request artikel tenteng diet sehat secara menyeluruh, dari makanan sampai olahraganya.

  3. Puasa itu untuk mengendalikan, termasuk dalam mengkonsumsi makanan.

    Poin 5: ikan, telur dan daging tertentu masih termasuk dalam kategori ber-kolesterol aman.
    Sumber: http://www.mymealcatering.com/diet/tabel-jumlah-kolestrol-pada-makanan.html

    Poin 9: Buah pisang juga banyak mengandung gula, yaitu gula buah yang terdiri dari gula fruktosa berindeks sistemik lebih rendah bila dibandingkan dengan glukosa, sehingga cukup baik dimanfaatkan sebagai penyimpan energi karena metabolismenya lebih lambat. Oleh karena itu, pisang adalah alternatif terbaik untuk menyediakan energi di saat-saat istirahat, terutama pada saat otak sangat membutuhkan energi yang cepat tersedia untuk aktivitas biologis. Bagi orang yang bertubuh gemuk atau takut gemuk, pisang merupakan buah yang sangat baik untuk dikonsumsi sekalipun dalam jumlah banyak karena kandungan lemaknya masih lebih rendah bila dibandingkan apel, yaitu hanya 0,13%,, sementara kandungan lemak apel 0,3%.
    Sumber: http://petunjukbudidaya.blogspot.com/2013/04/pisang.html

  4. Point 5 : bukankah ikan, telur, daging, mengakibatkan kolesterol tinggi kang ?
    Point 9 : Pisang termasuk buah2an berkadar gula tinggi, mohon pencerahannya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: