1 Comment

Menu Sahur Dan Berbuka Bagi Ibu Hamil Serta Menyusui

ibu hamil

 

Sebagai umat muslim, tentu saja kita ingin melaksanakan ibadah secara sempurna. Begitupula dalam menjalankan ibadah puasa bagi ibu hamil/menyusui. Sebagian ibu hamil/menyusui memang ada yang tidak menjalankannya, namun bagi bunda yang berniat dan sangat ingin sekali menjalankan ibadah puasa, bunda harus memperhatikan asupan makanan saat sahur dan berbuka puasa.

 

Prinsipnya, selama kondisi ibu kuat tidak makan dan minum sehari penuh, silakan berpuasa. Tetapi jika dirasa tidak kuat, ibu hamil boleh tidak berpuasa. Di dalam hukum Islam pun, ibu hamil tidak diwajibkan berpuasa jika mereka benar-benar tak mampu melaksanakannya. Untuk lebih memastikannya, tak ada salahnya berkonsultasi ke dokter.

Apalagi, ada beberapa kondisi ibu hamil yang sebetulnya tak memungkinkan untuk berpuasa. Seperti, ibu hamil mengalami gangguan morning sickness berat, perdarahan, menderita diabetes melitus, hipertensi, mengalami dehidrasi, gangguan pencernaan, dan ibu yang sudah hari H untuk bersalin. Jika dalam kondisi-kondisi ini ibu tetap memaksakan puasa, maka gangguan atau penyakit yang dialami akan semakin berat.

Lain halnya, bila ibu tidak mengalami gangguan atau gangguan yang dialami cukup ringan, maka dibolehkan untuk berpuasa. Hanya saja, ibu harus memerhatikan asupan nutrisinya  agar tetap optimal. Dengan kata lain, bagaimana caranya agar asupan nutrisi yang hilang di siang hari bisa tergantikan di waktu lain, karena janin tidak boleh ikut “berpuasa” dan tetap harus menerima asupan nutrisi sesuai porsi kebutuhannya. Jika asupan nutrisinya kurang, pertumbuhan janin bisa terganggu.

Untuk itu, atur menu gizi seimbang yang dibutuhkan ibu hamil saat makan sahur, buka puasa, dan camilan selingan di malam hari. Dengan demikian, kondisi ibu tetap fit dan janin pun bisa tumbuh optimal.

Asupan gizi yang dibutuhkan ibu hamil sedikit berbeda dari sebelum hamil, karena ada beberapa menu yang harus ditingkatkan porsinya. Pada dasarnya, ibu hamil mendapat asupan:

  • Makanan pokok (roti, nasi, serealia, mi) 6 piring dalam sehari
  • Sayuran 3 mangkuk
  • Buah 4 potong
  • Susu/yoghurt/keju 2 gelas
  • Lauk-pauk (ikan, ayam, telur, daging, atau kacang-kacangan) 3 potong,
  • Minyak/lemak 5 sendok teh
  • Gula 2 sendok makan.

 

Menu Sahur dan Berbuka Puasa

 

Di saat menjalankan puasa, ibu hamil perlu menambah asupan energi dikarenakan metabolisme yang terjadi dalam tubuh si ibu hamil meningkat selama proses kehamilan. Hal ini juga disebabkan karena proses pertumbuhan janin di dalam kandungan juga memerlukan jumlah energi yang banyak. Ada beberapa sumber energi utama yang dapat dikonsumsi para ibu hamil selama menjalankan puasa, antara lain terigu, umbi-umbian, dan nasi. Protein adalah salah satu zat terpenting yang sangat diperlukan para ibu hamil.

Protein mempunyai peran penting untuk membentuk jaringan-jaringan baru pada janin. Jika anda kurang mengkonsumsi protein, hal ini akan menyebabkan janin anda akan mengalami kegagalan untuk tumbuh dengan optimal. Para ibu hamil perlu mengkonsumsi makanan yang mengandung protein sebanyak 30 gram lebih banyak dari pada biasanya. Oleh sebab itu, anda perlu mengatur menu makanan untuk buka puasa yang mengandung jumlah protein 30 gram lebih banyak dibanding bisanya. Anda dapat memperoleh sumber protein dari ikan, lauk-pauk hewani, dan juga kacang-kacangan.

Selain protein, zat terpenting yang perlu diperhatikan para ibu hamil adalah folat. Jika anda kekurangan asupan folat, maka anda dapat mengalami anemia. Para ibu hamil memerlukan asupan folat yang lebih besar dibanding biasanya. Hal ini disebakan karena folat mempunyai peran penting dalam pertumbuhan janin. Bila kekurangan asupan folat, hal ini menyebabkan bayi akan mengalami cacat ketika lahir. Oleh sebab itu, para ibu hamil perlu mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung folat terutama saat menjalankan puasa. Dalam menyusun menu makanan pusa bagi ibu hamil, anda perlu menambahkan sayuran hijau atau hati ayam. Sayuran hijau dan hati ayam mengandung folat yang sangat diperlukan bagi ibu hamil.

Kalsium dan fosfor adalah zat terpenting lainnya yang perlu dikonsumsi para ibu hamil. Ibu hamil yang mejalankan puasa perlu mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung kalsium dan fasfor. Beberapa menu buka puasa yang mengandung kalsium dan flor yang perlu disiapkan untuk ibu hamil antara lain beberapa jenis ikan, misalnya ikan teri. Zat besi adalah komponen terpenting lainnya yang sangat diperlukan bagi para ibu hamil. Dalam memilih menu buka puasa untuk ibu hamil, anda dapat memilih lauk-pauk dari hewani dan sayur berwarna hijau tua. Lauk-pauk dari hewani dan sayuran berwarna hijau tua banyak mengandung zat besi yang diperlukan oleh ibu hamil. Iodium adalah komponen terpenting lainnya yang sangat dibutuhkan ibu hamil. Untuk membuat makanan buka puasa, anda perlu menambahkan garam beriodium secukupnya pada makanan yang akan anda konsumsi pada saat buka puasa.

Sahur

  • Pilih makanan yang mencukupi 4 sehat 5 sempurna. Komposisi yang seimbang adalah 50% karbohidrat, 30% protein, dan 10-20% lemak. Makanan yang mengandung karbohidrat, misalnya nasi, gandum; makanan yang mengandung protein tinggi umpamanya daging, ayam, tahu/tempe.
  • Usahakan ada sayuran dan buah dalam menu sahur supaya BAB lancar dan tidak terjadi sembelit. Biasanya menu sahur kurang serat sehingga urusan ke belakang jadi tak lancar. Padahal, BAB yang tidak lancar berpotensi menyebabkan gangguan seperti wasir pada ibu hamil.
  • Minum susu sangat disarankan untuk menambah kekuatan. Tetapi, bila kadar gula darah ibu hamil/menyusui tergolong tinggi, sebaiknya minum susu plain atau boleh ditambah pemanis yang aman/disarankan.
  • Makanan pedas memang menggugah selera, apalagi untuk sahur. Tapi ingat, makanan yang terlalu pedas tidak disarankan untuk ibu hamil/menyusui. Kalaupun ingin makanan yang pedas, sebaiknya tidak berlebihan.
  • Jangan lupa minum suplemen (bila memang ada suplemen yang harus diminum) dan banyak minum air putih.
  • Sebaiknya makan sahur tidak dilakukan terburu-buru. Konsekuensinya, ibu harus bangun lebih awal. Apalagi untuk ibu menyusui, pastikan si kecil dalam keadaan kenyang sehingga tidak terbangun/menangis saat ibunya makan sahur.

Segeralah Berbuka

Tak heran kalau menjelang buka puasa, berbagai makanan disiapkan karena perut terasa sangat melilit. Apalagi menjalani puasa saat hamil/menyusui, pastilah lebih lapar/haus karena asupan tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga harus dibagi dengan janin/anak yang sedang disusui.

 

Berikut tips berbuka puasa yang sehat:

  • Awali buka puasa dengan makanan yang hangat dan manis. Sebaiknya jangan langsung minum es karena bisa menyebabkan kembung akibat produksi asam lambung yang meningkat. Tetapi, bila wanita hamil/menyusui harus membatasi makanan/minuman manis, sebaiknya pilih pemanis yang aman.
  • Jangan langsung makan makanan berat. Sebaiknya berikan jeda dengan shalat Maghrib terlebih dahulu, sehingga sistem pencernaan tidak serta-merta dipaksa bekerja keras setelah beristirahat seharian.
  • Disarankan mengonsumsi makanan tinggi serat, seperti sayur dan buah, saat berbuka puasa. Makanan tinggi serat akan dicerna dalam waktu lama sehingga lambung bisa bersiap secara bertahap.
  • Sebaiknya jangan berbuka sampai kekenyangan sebab hanya akan mengundang kantuk.
  • Pola makan 3 kali sehari tetap bisa dilakukan dengan makan makanan ringan, seperti roti, puding, atau makanan kecil setelah shalat tarawih atau sekitar pukul 9 malam.
  • Perbanyak minum air putih di malam hari.

 

Contoh Menu Sahur dan Berbuka Puasa

Menu Makan Sahur

  • 1 piring nasi
  • 1 potong ayam, coba Ayam Kuah Susu
  • 1 potong tahu
  • 1 mangkuk sayur
  • 1 piring buah
  • 1 gelas susu

Menu Berbuka Puasa

  • 1 gelas teh manis/ jus buah
  • 1 potong snack, misalkan kroket atau bihun kukus

Menu Makan Setelah Shalat Magrib

  • 1 piring nasi
  • 1 potong daging/ikan, coba Tenggiri Bawang Putih
  • 2 potong tempe
  • 1 mangkuk sayur
  • Buah

Menu Makan Malam

  • 1 piring nasi
  • 1 potong daging/telur
  • Semangkuk kacang-kacangan
  • 1 mangkuk sayur
  • 1 gelas susu, coba Susu Rempah

 

Jangan lupa untuk berdo’a meminta kemudahan kepada Allah dalam menjalankan ibadah puasa, karena hanya Allah Ta’ala yang mampu menguatkan kita sehingga mampu berpuasa meskipun dlm kondisi lemah karena sedang hamil atau menyusui. Oleh karena itu, Nabi shallallahu’alaihi wa sallam mencontohkan kepada kita untuk berdoa:

اللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً. رواه ابن حبان

“Ya Allah tiada kemudahan melainkan sesuatu yang Engkau jadikan mudah, & Engkau menjadikan kesusahan, bila Engkau kehendaki bisa menjadi mudah.”

(HR. Ibnu Hibban dlm kitab Shahih-nya no. 2427 (Mawaarid), Ibnus Sunni no. 351. Al-Hafizh berkata: Hadits di atas sahih, & dinyatakan shahih pula oleh Abdul Qadir Al-Arnauth dlm Takhrij Al-Adzkar oleh Imam An-Nawawi, lihat Hisnul Muslim-red)

 

[Dari berbagai sumber]

 

Advertisements

About dedimisbahatori

LEMURIAN 3rd Generation

One comment on “Menu Sahur Dan Berbuka Bagi Ibu Hamil Serta Menyusui

  1. Reblogged this on ginapuss and commented:
    Sebagai umat muslim, tentu saja kita ingin melaksanakan ibadah secara sempurna. Begitupula dalam menjalankan ibadah puasa bagi ibu hamil/menyusui. Sebagian ibu hamil/menyusui memang ada yang tidak menjalankannya, namun bagi bunda yang berniat dan sangat ingin sekali menjalankan ibadah puasa, bunda harus memperhatikan asupan makanan saat sahur dan berbuka puasa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: