Leave a comment

Ambeien atau Wasir

Ambeien atau wasir dalam istilah kedokteran disebut hemorhoids. Gangguan ini terjadi karena pembuluh-pembuluh darah di daerah anus melebar akibat aliran darah ke jantung terhambat. Pembuluh yang melebar tersebut akan ditutupi selaput lendir, kulit, jaringan ikat atau otot-otot polos yang lama kelamaan membengkas ke hingga membentuk tonjolan. Secara anatomi sebenarnya ambeien bukanlah suatu penyakit melainkan perubahan pada bantalan pembuluh darah di daerah dubur.Di mana pada bagian dubur terdapa tiga pembuluh darah atau arteri. Jika salah satunya terganggu atau terdapat bendungan aliran darah maka pembuluh tersebut akan melebar atau membengkak. Hal ini yang disebut ambeien.
Jika ada yang mengatakan ambeien adalah keturunan maka hal tersebut tidak sepenuhnya benar karena hanya 10-15% saja dari kasus yang ada. Gejala dari penyakit ambeien bermacam-macam tergantung dari tingkat keparahannya. Namun pada awalnya adalah keluhan-keluhan saat buang air besar seperti rasa panas, gatal, dan pedih juga nyeri di daerah sekitar anus. Gejala lain adanya benjolan lunak di dubur dan jumlahnya bisa lebih dari satu dan setelah buang air besar terdapat tetesan darah segar di daerah dubur.
Wasir atau ambeien adalah penyakit yang tidak hanya menimbulkan sakit ketika sedang BAB ataupun sedang duduk, tapi juga dapat menimbulkan dampak psikologis misalnya malu pada penderitanya. Sebenarnya secara anatomi, ambeien bukan merupakan penyakit, melainkan perubahan fisiologis yang terjadi pada bantalan pembuluh darah di dubur, berupa pelebaran dan pembengkakan pembuluh darah dan jaringan sekitarnya.
Fungsi bantalan itu sendiri sebagai klep/katup yang membantu otot-otot dubur menahan feses. Bila terjadi gangguan (bendungan) aliran darah, maka pembuluh darah akan melebar dan membengkak. Keadaan inilah yang disebut ambeien.
Secara umum wasir atau ambeien dibagi menjadi dua yaitu ambeien dalam dan ambeien luar.
  • Ambeien dalam adalah pembengkakan terjadi dalam rektum sehingga tidak bisa dilihat atau diraba. Pembengkakan jenis ini tidak menimbulkan rasa sakit karena hanya ada sedikit syaraf di daerah rektum. Tanda yang dapat diketahui adalah pendarahan saat buang air besar. Masalahnya adalah bila wasir dalam ini membesar dan keluar ke bibir anus yang menyebabkan kesakitan. Wasir yang terlihat berwarna pink ini setelah sembuh dapat masuk sendiri, tetapi bisa juga didorong masuk.
  • Ambeien luar menyerang anus sehingga menimbulkan rasa sakit, perih, dan gatal. Jika terdorong keluar oleh feses, ambeien ini dapat mengakibatkan penggumpalan (trombosis), yang menjadikan ambeien berwarna biru-ungu.
Penyebab wasir atau ambeien adalah:
  1. Terlalu banyak duduk
  2. Diare menahun
  3. Kehamilan ibu hamil yang diakibatkan perubahan hormon
  4. Keturunan penderita wasir
  5. Penyakit yang membuat penderita sering mengejan seperti misalnya: pembesaran prostat jinak ataupun kenker prostat, penyempitan saluran kemih, dan sering melahirkan anak.
  6. Sembelit / konstipasi / obsitpasi menahun
  7. Penekanan kembali aliran darah vena seperti seperti pada kanker dubur, radang dubur, penyempitan dubur, kenaikan tekanan pembuluh darah porta (di dalam rongga perut), sakit lever jenis sirosis (mengkerut), lemah jantung, dan limpa bengkak.
  8. Peregangan. Hal ini bisa terjadi pada seseorang yang suka melakukan hubungan seksual yang tidak lazim yaitu anogenital.
Gejala Wasir atau Ambeien
Biasanya penderita akan mengalami pendarahan dubur dengan warna darah merah muda yang menetes atau mengalir lewat lubang dubur / anus. Penderita juga akan merasa ada ganjalan pada anus ketika BAB sehingga penderita akan mengejan yang bisa memperparah ambeiennya.
Selain itu biasanya anus akan terasa gatal karena bagian yang terasa nyeri di dubur sulit dibersihkan, sehingga virus akan sangat mudah menyebabkan infeksi kulit yang memicu rasa gatal
Pencegahan
Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk mencegah berulangnya kekambuhan ambeien. Di antaranya adalah:
  1. Hindari mengejan terlalu kuat saat BAB.
  2. Cegah konstipasi / sembelit dengan banyak mengonsumsi makanan kaya serat (sayur dan buah serta kacang-kacangan) serta banyak minum air putih minimal delapan gelas sehari untuk melancarkan BAB.
  3. Segera ke belakang jika niat BAB muncul, jangan menunda-nunda sebelum feses menjadi keras.
  4. Makan sayur dan buah yang cukup banyak.
  5. Kurangi konsumsi cabe dan makanan pedas.
  6. Tidur cukup.
  7. Jangan duduk terlalu lama.
  8. Senam/olahraga rutin.

Ramuan Alami Ambeien

Image

1. Cabai Rawit

4 buah cabai rawit dipotong tangkainya (jangan sampai luka), kemudian ditelan dengan air seperti minum obat. Diusahakan “mahkota tangkai” pada ujung cabai masih menempel.

Pemakaian : Konsumsi secara teratur 2 kali sehari

Image

2. Lidah Buaya

Daun lidah buaya secukupnya dikupas kulitnya kemudian dijus. Ambil jus lidah buaya secukupnya, tambahkan bubuk norit atau bubuk arang dan bubuk gambir secukupnya dengan perbandingan 3:1, aduk hingga rata, lalu dioleskan pada wasir.

Pemakaian : secara teratur 2 kali sehari

Image

3. Tangkai Terung Ungu

Tangkai terung ungu dikeringkan dan digiling menjadi bubuk. Ambil 3 gram bubuk tangkai terung ungu, tambahkan 5 gram bubuk sambiloto, jus lidah buaya secukupnya, dan bubuk gambir secukupnya, aduk hingga merata, kemudian dioleskan pada bagian yang sakit.

Pemakaian : secara teratur 2 kali sehari

Image

4. Akar Teratai

Jika wasir disertai pendarahan dapat digunakan 100 gram akar teratai dipotong-potong dan direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, kemudian air rebusanya diminum selagi hangat.

Pemakaian : Konsumsi secara teratur 2 kali sehari

Image

5. Akar Jeruk Nipis

Cuci bersih 2-4 potong akar jeruk nipis, lalu rebus dengan 1,5 liter air sampai mendidih dan hanya tersisa 1 liter. Setelah itu saring.

Pemakaian : Minum setiap sore hari secara teratur.

Image

6. Daun Keji Beling

Cuci bersih 3 lembar daun keji beling mentah yang segar.

Pemakaian : makan sebagai lalapan setiap hari dan lakukan secara teratur.

Pantangan : daging kambing dan makanan atau masakan yang pedas.

Image

7. Bawang Putih

Tumbuk umbi bawang putih sampai halus, lalu peras.

Pemakaian : Oleskan airnya di sekitar dubur. Lakukan setiap hari secara teratur.

Image

8. Daun Wungu

Cuci bersih 3-7 lembar daun wungu dan adas pulawaras secukupnya. Rebus dengan 3 gelas air sampai mendidih. Angkat lalu saring.

Pemakaian : Minum 1 kali sehari setiap pagi secara teratur.

[Dari berbagai sumber]

About dedimisbahatori

LEMURIAN 3rd Generation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: