Leave a comment

Jahe

Image

Nama Ilmiah : Zingiber officinale Rosc.

Nama Daerah : Jae (Jawa); jahe (Sunda); jae, jahya (Bali); sipodeh (Minang); melito (Gorontalo); jhai (Madura); lia (Flores); goroka (Ternate); dan late(Timor)

Ciri- ciri Umum Jahe :

Merupakan tanaman herba semusim , tegak dan tinggi 40-50 cm. Batang semu, beralur, membentuk rimpang, dan berwarna hijau. Daun tunggal, berbentuk lanset, tepi rata, ujung runcing, pangkal tumpul, dan berwarna hijua tua. Bunga majemuk, berbentuk bulir, sempit, ujung runcing, panjang 3,5-5 cm, lebar 1,5-2 cm, mahkota berbentuk corong dengan panjang 2-2,5 cm, dan berwarna ungu. Buah kotak, berbentuk bulat panjang, dan berwarna cokelat. Biji berbentuk bulat dan berwarna hitam.

Kandungan Kimia Jahe :

Jahe mengandung minyak atsiri sekitar 1-3 persen. Komponen utama minyak atsiri jahe yang menyebabkan bau harum adalah zingiberen dan zingiberol. Kandungan oleoresin jahe menyebabkan rasa pahit. Oleoresin jahe banyak mengandung komponen pembentuk rasa pedas yang tidak menguap. Komponen dalam oleoresin jahe terdiri atas gingerol dan zingiberen, shagaol, minyak atsiri dan resin. Pemberi rasa pedas dalam jahe yang utama adalah zingerol.

Khasiat Jahe:

1. Menurunkan tekanan darah (hipertensi). Hal ini karena jahe merangsang pelepasan hormon adrenalin dan memperlebar pembuluh darah, akibatnya darah mengalir lebih cepat dan lancar dan memperingan kerja jantung memompa darah.

2. Membantu pencernaan, karena jahe mengandung enzim pencernaan yaitu protease dan lipase, yang masing-masing mencerna protein dan lemak.

3. Mencegah tersumbatnya pembuluh darah. Gingerol pada jahe bersifat antikoagulan, yaitu mencegah penggumpalan darah. Jadi mencegah tersumbatnya pembuluh darah, penyebab utama stroke, dan serangan jantung.

4. Mencegah mual, karena jahe mampu memblok serotonin, yaitu senyawa kimia yang dapat menyebabkan perut berkontraksi, sehingga timbul rasa mual. Termasuk mual akibat mabuk perjalanan.

5. Membuat lambung menjadi nyaman, meringankan kram perut dan membantu mengeluarkan angin.
Menetralkan radikal bebas. Jahe juga mengandung antioksidan yang membantu menetralkan efek merusak yang disebabkan oleh radikal bebas di dalam tubuh.

6. Pereda rasa sakit yang alami dan dapat meredakan nyeri rematik, sakit kepala, dan migren. Caranya, minum wedang jahe 3 kali sehari. Bisa juga minum wedang ronde, mengulum permen jahe, atau menambahkan jahe saat pada soto, semur, atau rendang.

7. Daun jahe juga berkhasiat, sebagai obat kompres pada sakit kepala dan dapat dipercikan ke wajah orang yang sedang menggigil. Caranya dengan ditumbuk dan diberi sedikit air dapat dipergunakan sebagai obat kompres pada sakit kepala dan dapat dipercikan ke wajah orang yang sedang menggigil.

8. Memperkuat pencernaan makanan dan mengusir gas di dalamnya, mengobati hati yang membengkak, batuk dan demam. Caranya dengan menumbuk rimpang lalu direbus dalam air mendidih selama lebih kurang ½ jam, kemudian diminum airnya.

9. Rematik .

Siapkan 1 atau 2 rimpang jahe. Panaskan rimpang tersebut di atas api atau bara dan kemudian ditumbuk. Tempel tumbukan jahe pada bagian tubuh yang sakit rematik. Cara lain adalah dengam menumbuk bersama cengkeh, dan ditempelkan pada bagian tubuh yang rematik.

10.  Mengobati gatal karena sengatan serangga.

Caranya dengan menumbuk rimpang lalu digunakan sebagai obat gosok.
Mengobati luka bekas gigitan ular beracun. Caranya dengan menumbuk rimpang dan diberi sedikit garam, kemudian ditempelkan pada luka bekas gigitan ular beracun (hanya sebagai pertolongan pertama sebelum penderita dibawa ke dokter).

11. Mencegah Perut Buncit
Dengan mengkonsumsi jahe sebelum makan mampu mencegah terjadinya perut buncit. Hal ini dikarenakan jahe sendiri mengandung metabolismedan memperlancar pencernaan. Dengan adanya peningkatan metabolisme tersebut, akan mempercepat pembakaran kalori dan meratakan perut buncit.

12. Membuat Tubuh Menjadi Perkasa
Kandungan senyawa yang terdapat pada jahe memiliki sifat inklamasi yang sangat efektif membangun otot. Berdasarkan penelitian, mengkonsumsi jahe secara teratur membantu mengurangi rasa sakit pada otot yang disebabkan kaena latihan fisik.

13.  Sebagai Obat Jerawat
Salah satu penelitian yang dilakukan di Universitas Maryland Medical Center, untuk membantu mecegah timbulnya jerawat dianjurkan untuk mengkonsumsi jahe maksimal 4 gram per hari. Karena jika mangkonsumsi jahe pada dosis yang tinggi mampu menyebabkan efek samping seperti iritasi, mules, dan diare.

14. Menurunkan Berat Badan
Jahe berfungsi melebarkan pembuluh darah membakar kalori menjadi panas tubuh. Selain itu jahe hanya mengandung sedikit kalori sehingga tidak berkontribusi menaikkan berat badan anda. Seduhan wedang jahe sangat baik bagi kesehatan dan metabolisme tubuh.

15. Membersihkan Racun di Dalam Tubuh
Jika kita sering mengkonsumsi jahe dengan cara diseduh, biasanya kita akan berkeringat. Melalui keringat itulah dikeluarkan berbagai toxin yang ada di dalam tubuh.

16. Mencegah Penggumpalan Darah
Di dalam jahe terkandung senyawa yang bernama gingerol. Gingerol ini merupakan salah satu senyawa yang mempu mencegah penggumpalan darah karena akan berubah menjadi antikoagulan.

17. Mencegah Mabuk Perjalanan

Jahe efektif untuk mencegah mabuk perjalanan. Keefektifan jahe bahkan mengalahkan obat mabuk yang banyak tersedia di pasaran.

18.  Morning Sickness

Jahe juga berkhasiat meringankan morning sickness atau rasa mual yang sering diderita wanita hamil.

19. Perut Kembung

Ekstrak jahe amat bermanfaat bagi mereka yang sering menderita perut kembung dan nyeri.

20. Jahe bisa dimanfaatkan untuk mengobati gangguan pencernaan dan iritasi usus.

21. Mencegah Penyakit Jantung

Studi terbaru menunjukkan bahwa ekstrak jahe bermanfaat menjaga kesehatan jantung. Jahe dapat membantu mencegah aterosklerosis.

22. Jahe juga dapat membantu menjaga kadar kolesterol tetap sehat dan meningkatkan sirkulasi darah.

23. Peradangan

Jahe mengandung senyawa yang disebut gingerol. Senyawa ini bertanggung jawab untuk aroma menyengat dan khasiat anti-inflamasi.

Saat mencari obat anti peradangan pastikan obat tersebut mempunyai kandungan gingerol.

24. Demam & Batuk

Seperti aspirin, gingerol dapat digunakan untuk mengurangi demam dan batuk. Menggunakan jahe berarti akan menekan timbulnya efek samping seperti yang biasa terkandung dalam obat-obatan kimia.

25. Arthritis

Ekstrak jahe juga bermanfaat untuk orang dengan arthritis dan osteoarthritis.

Jahe diyakini mengandung komponen yang bisa menghambat COX. COX adalah salah satu bahan kimia tubuh yang bertanggung jawab terhadap timbulnya peradangan.

Obat resep penghambat COX biasanya memiliki berbagai efek samping yang bisa merugikan. Jahe, sebagai herbal alami menawarkan khasiat serupa tanpa disertai efek samping.

26. Pereda Nyeri dan Sendi Kaku

Dalam uji klinis, jahe ternyata mampu menghilangkan rasa sakit, meningkatkan pergerakan sendi, serta mengurangi pembengkakan yang umumnya terkait dengan rheumatoid arthritis.

27. Jahe juga dapat membantu meredakan nyeri punggung dan sakit kepala migrain.

28. Gula Darah Tinggi

Jahe bermanfaat untuk merawat orang dengan gula darah tinggi.

29. Anti Alergi

Jahe, bersama dengan ekstrak biji anggur, dapat membantu mengurangi demam dan masalah serupa yang terjadi selama musim alergi.

Penderita alergi akan senang mendengar bahwa jahe tidak akan menimbulkan rasa kantuk dan efek samping lain yang biasa menyertai obat antihistamin (anti alergi).

jahe merah

Jahe Merah

Tanaman jahe merah yang paling banyak digunakan adalah bagian rimpangnya. Hal ini didukung oleh rimpang jahe merah yang banyak menyimpan kandungan senyawa alami dan yang berpengaruh sebagai pemberi rasa pedas yang menjadi rasa khas pada jahe merah itu sendiri. Kandungan senyawa kimia dari jahe merah terdiri dari gingerol, zingeron, dan shogaol. Selain itu jahe merah mengandung 1-4 % minyak atsiri dan oleoresin. Minyak atsiri dalam rimpang jahe merah juga memiliki komponen senyawa lainnya yang terdiri dari zingerberin, kamfena, lemonin, zingiberen, zingiberal, gingeral dan shogaol serta kandungan lainnya seperti minyak dammar, pati, asam organik, asam malat, asam aksolat dan gingerin. Inilah yang membuat manfaat jahe merah banyak dimanfaatkan oleh banyak orang.

Kandungan senyawa lainnya yang terkandung dalam rimpang jahe merah :

Rimpang jahe merah selain mengandung senyawa-senyawa kimia tersebut juga mengandung gingerol, 1,8-cineole 10-dehydro-gingerdione, 6-gingerdione, arginine, a-linolenic acid, aspartic, β-sitostrerol, caprylic acid, capsaicin, chlorogenis acid, farnesal, farnesene, farnesl dan unsur pati seperti tepung kanji, serta serat-serat resin dalam jumlah sedikit.

Berdasarkan beberapa penelitian, dalam minyak atsiri jahe terdapat unsur-unsur : n-nonylaldehyde, d-camphene, d-β phellandrene, methyl heptenone, cineol, d-borneol, geraniol, linalool, acetates dan caprylate, citral, chavicol dan zingiberene. Bahan-bahan tersebut merupakan sumber bahan baku terpenting dalam industri farmasi dan obat-obatan.

Kandungan minyak atsiri jahe merah sekitar 2,58 – 2,72% dihitung berdasarkan berat kering. Kandungan minyak atsiri jenis jahe yang lain jauh berada dibawahnya. Ada jahe besar atau jahe badak berkisar 0,82 – 1,68% dan pada jahe kecil atau jahe emprit berkisar 1,5 – 3,3%. Minyak atsiri umumnya berwarna kuning sedikit kental dan merupakan senyawa yang memberikan aroma yang khas pada jahe.

Besarnya kandungan minyak atsiri dipengaruhi oleh umur tanaman. Artinya, semakin tua umur jahe tersebut, maka semakin tinggi kandungan minyak atsirinya.

Berdasarkan efek farmakologisnya, jahe merah memiliki manfaat untuk melancarkan sirkulasi darah, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menghangatkan tubuh, antiradang dan penambah nafsu makan dan sangat apabila dikonsumsi oleh wanita yang sedang dalam masa menstruasi.

Khasiat lain dari jahe merah:

1. Untuk meredakan nyeri dan pegal linu
2. Mengatasi ejakulasi dini
3. Perangsang aktifitas dari saraf pusat
4. Merangsang kemampuan ber-ereksi
5. Penguat fungsi hati
6. Memperkuat sistem imunitas tubuh/kekebalan tubuh
7. Meningkatkan produksi getah bening secara normal
8. Mencegah kemandulan
9. Memperkuat daya tahan sperma
10. Merangsang perbaikan dan perkembangan syaraf-syaraf tubuh
11. Penghangat tubuh
12. Meregenerasi sel-sel kulit tubuh
13. Mencegah proses penuaan dini
14. Anestetik
15. Mencegah dan mengobati masuk angin
16. Obat pencahar atau obat untuk mengatasi sembelit atau BAB
17. Antirematik
18. Mengatasi radang tenggorokan
19. Untuk meredakan nyeri otot, alergi, nyeri haid, nyeri lambung
20. Untuk meredakan sakit pinggang
21. Mengobati luka karena lecet, ditikam benda tajam, terkena duri, jatuh. Caranya rimpang jahe merah ditumbuk dan ditambahkan sedikit garam. Letakkan pada bagian tubuh yang terluka.
22. Penambah stamina
23. Mengobati pusing dan amandel
24. Mengatasi dan mengobati asma

 

[Dari berbagai sumber]

Advertisements

About dedimisbahatori

LEMURIAN 3rd Generation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: