Leave a comment

Radang Otak Atau Meningitis

Image

Radang otak atau yang dalam ilmu kedokteran dikenal dengan meningitis adalah terjadinya peradangan di selaput-selaput otak yang disebut meningen, yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang.Radang otak sangat berbahaya dan bisa menyebabkan kematian. Penyebabnya virus dan bakteri . Bisa juga oleh organisme lain dan beberapa jenis obat. Tetapi, virus dan bakteri merupakan penyebab paling umum. Dan, radang otak bisa menular dimana kuman penyebab gangguan ini bisa berpindah dari satu orang ke orang lainnya. Bisa melalui batuk maupun bersin atau kontak lainnya.Meningitis dapat disebabkan oleh berbagai macam mikroorganisme, seperti virus, bakteri, jamur atau parasit yang menyebar dalam darah ke cairan otak.

Meningitis juga dapat disebabkan oleh penyakit-penyakit yang dapat memicu peradangan dari jaringan-jaringan tubuh tanpa infeksi, seperti kanker. Juga karena luka fisik atau obat-obatan tertentu.

Meningitis yang disebabkan oleh bakteri lebih berbahaya ketimbang virus. Bakteri ini adalah pneumokokus yang bisa mengakibatkan kematian khususnya pada anak-anak. Bakteri pneumokokus memang bisa hidup dan diam di tenggorakan 10 persen orang sehat, baik bayi, balita dan individu dewasa.

Ada dua tipe radang otak:

1. Viras meningitis. Merupakan tipe radang otak paling umum. Tipe ini biasanya tidak menyebabkan penyakit serius. Pada kasus-kasus parah, gangguan ini bisa menyebabkan demam dan kejang berkepanjangan.

Virus penyebab Meningitis diantaranya Virus Herpes dan virus penyebab flu perut.

2. Bacterial meningitis. Tipe ini jarang terjadi namun sangat serius. Radang otak ini perlu segera ditangani untuk mencegah kerusakan otak dan kematian.

Bakteri yang dapat mengakibatkan serangan meningitis diantaranya :

1. Streptococcus pneumoniae (pneumococcus).
Bakteri ini yang paling umum menyebabkan meningitis pada bayi ataupun anak-anak. Jenis bakteri ini juga yang bisa menyebabkan infeksi pneumonia, telinga dan rongga hidung (sinus).

2. Neisseria meningitidis (meningococcus).
Bakteri ini merupakan penyebab kedua terbanyak setelah Streptococcus pneumoniae, Meningitis terjadi akibat adanya infeksi pada saluran nafas bagian atas yang kemudian bakterinya masuk kedalam peredaran darah.

3. Haemophilus influenzae (haemophilus).
Haemophilus influenzae type b (Hib) adalah jenis bakteri yang juga dapat menyebabkan meningitis. Jenis virus ini sebagai penyebabnya infeksi pernafasan bagian atas, telinga bagian dalam dan sinusitis. Pemberian vaksin (Hib vaccine) telah membuktikan terjadinya angka penurunan pada kasus meningitis yang disebabkan bakteri jenis ini.

4. Listeria monocytogenes (listeria).
Ini merupakan salah satu jenis bakteri yang juga bisa menyebabkan meningitis. Bakteri ini dapat ditemukan dibanyak tempat, dalam debu dan dalam makanan yang terkontaminasi. Makanan ini biasanya yang berjenis keju, hot dog dan daging sandwich yang mana bakteri ini berasal dari hewan lokal (peliharaan).

5. Bakteri lainnya yang juga dapat menyebabkan meningitis adalah Staphylococcus aureus dan Mycobacterium tuberculosis.

Kedua jenis radang otak ini mempunyai gejala yang sama. Jika mengalami gejala, ada baiknya segera berkonsultasi dengan dokter. Dengan begitu, dokter bisa mengidentifikasi jenis radang otak yang diderita.

Penyebab

Viras meningitis disebabkan oleh virus dan bacterial meningitis disebabkan oleh bakteri. Selain itu, radang otak juga bisa disebabkan oleh organisme lain dan beberapa jenis obat. Akan tetapi, virus dan bakteri merupakan penyebab paling umum.

• faktor keturunan / genetik
• Pola hidup yang kurang sehat
• Bahan karsiogenik: minyak goreng yang dipakai berulang-ulang, bahan kimia yang termakan
• Radiasi: paparan radiasi dalam gelombang tertentu dapat memicu berkembangnya sel kanker

Faktor Resiko

Faktor resiko orang-orang yang mudah terkena meningitis adalah:

• Usia

Kebanyakan meningitis yang disebabkan oleh virus dan bakteri terjadi pada anak-anak di bawah usia 5 tahun. Namun, sejak pertengahan tahun 1980-an, setelah adanya vaksin untuk anak, pasien meningitis bergeser dari usia 15 bulan sampai 25 tahun.

Menurut data, sekitar 50 persen anak yang terkena meningitis dilaporkan meninggal. Jika lolos dari maut, balita akan mengalami gejala-gejala dari sisa penyakitnya seperti lumpuh, tuli, epilepsi, lamban dan retardasi mental.

• Orang yang berkumpul atau tinggal di hunian padat penduduk
Orang yang tinggal perumahan yang padat penduduk, siswa yang tinggal di asrama, personil di pangkalan militer atau anak-anak yang dititipkan di penitipan anak (day care) akan meningkatkan risiko meningitis. Hal ini karena penyebaran penyakit menjadi lebih cepat bila sekelompok orang berkumpul.

• Ibu hamil

Pada wanita yang hamil, ada peningkatan kontraksi listeriosis, yaitu infeksi yang disebabkan oleh bakteri listeria, yang juga dapat menyebabkan meningitis. Bila ibu hamil memiliki listeriosis, bayi yang belum lahir pun akan berisiko terkena.

• Bekerja di lingkungan yang berhubungan dengan hewan
Pekerjaan yang selalu berhubungan dengan hewan, seperti peternak, juga memiliki risiko tinggi tertular listeria, yang dapat mengakibatkan meningitis.

• Orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah antara lain:

– Bayi yang lahir kurang bulan (prematur) dan berat lahir rendah
– Bayi yang hanya diberi ASI sebentar atau sedikit
– Orang yang sering terpapar asap rokok
– Orang yang sering mengalami infeksi virus di saluran pernapasan
– Penderita penyakit kronis seperti kanker dan diabetes, penderita HIV
– Pengguna obat immunosuppresan juga lebih rentan terhadap meningitis.

Sekitar 25 persen orang yang terkena meningitis memiliki gejala yang berkembang selama 24 jam. Selebihnya, akan menjadi sakit selama 1 hingga 7 hari. Terkadang, jika seseorang mengonsumsi antibiotik untuk infeksi lain, gejala dapat berkembang lebih lama.

Seperti dilansir dari emedicinehealth, gejala meningitis yang terjadi pada individu dewasa adalah sebagai berikut:

Gejala umum

– Sakit kepala
– Leher kaku
– Demam dan menggigil
– Muntah
– Takut lampu terang (photophobia)
– Kebingungan
– Kejang (ini terjadi pada sekitar sepertiga dari pasien meningitis)
– Infeksi saluran pernafasan atas (misalnya, dingin, sakit tenggorokan)
– Masa inkubasi: 2-14 hari

Gejala lain:

– Kelemahan lokal atau kehilangan kekuatan atau sensasi, terutama di wajah
– Pembengkakan dan rasa sakit pada satu atau lebih sendi
– Ruam yang sering terlihat

Meningitis yang disebabkan oleh virus dapat ditularkan melalui:
– batuk
– bersin
– ciuman
– berbagi makan 1 sendok
– pemakaian sikat gigi bersama
– merokok bergantian dalam satu batangnya

Pencegahan:

– Jaga kebersihan dengan mencuci tangan yang bersih, terutama sebelum makan.
– Hindari kontak dengan seseorang yang sedang tampak sakit.
– Hindari berbagai makanan atau minuman dari piring atau gelas yang sama
– Menjaga stamina (daya tahan) tubuh dengan makan bergizi dan berolahraga yang teratur.

MAKANAN PEREDA RADANG OTAK

1. Alpukat
Satu buah alpukat terdapat kandungan vitamin E yang mampu menetralkan radikal bebas dan menekan risiko infeksi, sedangkan vitamin B-nya membantu produksi antibodi secara alami. Ada juga kandungan omega 6, asam lemak esensial yang dapat meredakan radang. Selain itu, menurut beberapa penelitian, buah alpukat terbukti mampu meningkatkan sistem imun tubuh.

2. Bit
Bit mengandung Betain yang berfungsi untuk mengurangi radang dan sakit.

3. Bawang Putih
Mengandung khasiat antimikroba, meningkatkan kekebalan tubuh, antitrombotik, hipolipidemik, antiarthritis, hipoglikemik, dan juga memiliki antivitas sebagai antitumor.

4. Strawberry
Strawberry mempunyai kandungan zat anti radang.

5. Nanas
Mengandung Enzim Bromelain yang berfungsi sebagai antiradang.

6. Tomat
Tomat mengandung tomatine yang bermanfaat sebagai anti radang

[Dari berbagai sumber]

About dedimisbahatori

LEMURIAN 3rd Generation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: