Leave a comment

Psoriasis

psoriasis

Psoriasis adalah suatu penyakit peradangan kronis (auto immune) pada kulit, dimana penderitanya mengalami proses pergantian kulit yang terlalu cepat. Psoriasis ditandai dengan bercak-bercak merah dengan sisik kasar dan tebal.Penyakit psoriasis merupakan penyakit kulit menahun akibat gangguan kekebalan tubuh (auto immune) yang menyebabkan sel-sel kulit mati diproduksi secara berlebih. Penyakit ini belum bisa disembuhkan dan bersifat kambuhan. Di dunia penyakit ini sudah diketahui sejak tahun 150 SM. Namun di Indonesia baru belakangan ini tersedia cukup informasi mengenai penyakit ini.Ketidaktahuan mengenai penyakit psoriasi membuat banyak penderitanya menebak-nebak penyebab timbulnya penyakit itu dan mencari pengobatan sendiri.Sel-sel kulit sehat umumnya diganti setiap 28 hari, tetapi siklus ini pada pasien psoriasis terjadi setiap 3-5 hari sehingga kulit mati yang berlebih terakumulasi pada permukaan menyebabkan penonjolan dengan sisik berwarna keperakan. Gejala lain adalah rasa gatal dan kemerahan.

Psoriasis dapat terjadi secara lokal (satu bagian tubuh), sendi (psoriasis artritis), psoriasis bernanah, dan seluruh badan merah, gatal, serta menggigil.

Psoriasis tahap awal berupa bintik merah, yang makin melebar dan sisik putih berlapis-lapis. Gejala ini biasanya muncul pada lengan, punggung, dada, siku, kaki, kuku, dan kepala. Psoriasis pada kulit kepala dapat menyerupai ketombe, sedangkan pada kuku tampak berlubang, rapuh dan putih. Biasanya ini disertai pula dengan rasa gatal.

Psoriasis dapat kambuh bila ada trauma yang berasal dari luar (garukan, gesekan, atau cuaca), atau juga dipicu oleh faktor yang berhubungan dengan hormon seperti haid, hamil, kelelahan, obat-obatan, serta tekanan emosional.

Psoriasis belum dapat disembuhkan artinya belum ada penderita yang 100% terbebas dari penyakit ini , pengobatan yang ada hanya untuk menekan gejala Psoriasis ini, memperbaiki keadaan kulit, mengurangi rasa gatalnya. Penderita Psoriasis tidak bisa berhenti dari pengobatan, ada pengobatan lanjutan sebagai pemeliharaan yang diberikan dalam jangka waktu lama untuk mempertahankan kondisi dan juga untuk mengontrol timbulnya kelainan kulit yang baru.

Psoriasis memang tidak membahayakan jiwa, namun pengobatan minum dengan tidak terkontrol oleh dokter dapat mengakibatkan rusaknya organ dalam yang bisa membahayakan jiwa penderita, oleh karena media web site ini merupakan kerjasama bersama para dokter yang tergabung dalam Kelompok Studi Psoriasis Indonesia, maka dengan web site ini diharapkan informasi maupun hubungan interaktif antara penderita dengan dokter dapat terjaga sehingga informasi terkini tentang Psoriasis maupun pengobatan serta dampak pengobatannya dapat secara instan diakses .

TIPE PSORIASIS

* Bentuk vulgaris (Bentuk plak)
* Bentuk bentik bintik (Guttate)
* Bentuk Pada Bagian Lipetan (Flexura)
* Bentuk Menyebar luas atau Eritroderma (Seluruh kulit)
* Bentuk gelembung bernanah (Pustula))
* Bentuk Mengelupas (Exfoliative)
* Psoriasis Sendi (psoriasis yang diserta redang sendi)

Penderita Psoriasis memiliki kemungkinan juga untuk menderita penyakit lain yang lebih berbahaya, seperti penyakit Kardiovaskular, Hipertensi, Diabetes, Kanker, Depresi dan Obesitas. Oleh karena itu, pasien Psoriasis dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan lengkap dan teratur, serta pengobatan sedini mungkin.

Sebenarnya penyebab terkena Penyakit Psoriasis ini belum diketahui secara pasti, akan tetapi ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi seseorang bisa terjangkit oleh Penyakit Psoriasis iniPenyebabnya yakni Autoimun, dimana Sel-T (sel kekebalan di dalam tubuh) menjadi teraktivasi dan menghasilkan zat-zat peradangan, seperti TNF-alpha yang selanjutnya akan berinteraksi dengan sel-sel kulit, sehingga terjadi proliferasi dan diferensiasi secara abnormal pada sel kulit.

Beberapa keadaan lingkungan atau faktor tertentu juga dapat memperburuk atau mencetus Psoriasis, seperti trauma (garukan, gesekan), infeksi (kuman streptokokus, HIV), gangguan hormonal, stres emosional, obat-obatan, gangguan metabolisme, sinar matahari, alkohol dan merokok.

Beberapa faktor sebagai pencetus timbulnya Psoriasis, antara lain:

• Faktor herediter (genetik).
Disebutkan bahwa seseorang beresiko menderita Psoriasis sekitar 34-39% jika salah satu orang tuanya menderita Psoriasis, dan sekitar 12% jika kedua orang tuanya tidak menderita Psoriasis

• Faktor psikis.
Sebagian penderita diduga mengalami Psoriasis karena dipicu oleh faktor psikis. Sedangkan stress, gelisah, cemas dan gangguan emosi lainnya berperan menimbulkan kekambuhan. Padahal penderita Psoriasis pada umumnya stress lantaran gemas melihat bercak di kulitnya tak kunjung hilang

• Faktor infeksi fokal.
Beberapa infeksi menahun (kronis) diduga berperan pada timbulnya Psoriasis

• Penyakit metabolik (misalnya diabetus melitus laten)

• Faktor cuaca.
Pada beberapa penderita mempunyai kecenderungan membaik saat musim panas dan kambuh pada musim hujan

PENYEBAB

Penyebab timbulnya Psoriasis, antara lain adalah :

• Garukan/gesekan dan tekanan yang berulang-ulang , misalnya pada saat gatal digaruk terlalu kuat atau penekanan anggota tubuh terlalu sering pada saat beraktivitas. Bila Psoriasis sudah muncul dan kemudian digaruk/dikorek, maka akan mengakibatkan kulit bertambah tebal.
• Obat telan tertentu antara lain obat anti hipertensi dan antibiotik.
• Mengoleskan obat terlalu keras bagi kulit.
• Emosi tak terkendali.
• Makanan berkalori sangat tinggi sehingga badan terasa panas dan kulit menjadi merah , misalnya mengandung alcohol.
• Sedang mengalami infeksi saluran nafas bagian atas, yang keluhannya dapat berupa demam nyeri menelan, batuk dan beberapa infeksi lainnya.

GEJALA

Gejala-gejala Psoriasis adalah sebagai berikut:

• Awalnya, psoriasis ditandai dengan bercak merah, kadang gatal, berbatas jelas yang tiba-tiba muncul di kulit, terutama di siku, lutut, daerah tulang ekor (sakrum), kepala dan daerah genital. Di permukaan bercak terdapat sisik (skuama) berwarna putih mirip mika atau putih keperakan, kering, berlapis, kasar dan transparan.
• Selanjutnya, bercak merah membesar, dan beberapa berak bergabung membentuk bercak yang lebih lebar.
• Bercak pada umumnya berbentuk bulat atau oval, berukuran satu hingga beberapa sentimeter dan menetap dalam waktu yang lama.
• Selain di kulit, psoriasis dapat mengenai kuku dan sendi (jarang).

Beberapa hal yang harus dihindari:

• Mengurangi makanan berlemak
• Mengurangi makanan pedas
• Jangan merokok
• Jangan menggaruk jika terasa gatal
• Hindari obat-obatan antibiotik
• Hindari minuman beralkohol
• Kurangi daging
• Hindari stress dan emosi

PENGOBATAN

Pengobatan Psoriasis biasanya dilakukan dengan berbagai cara mulai dengan salep oles (topical), obat telan (sistemik) maupun dengan penyinaran menggunakan sinar UVB. Baik pengobatan salep maupun penyinaran hanya membantu meredam penyakit tersebut dan tidak menyembuhkan sama sekali, sehingga sewaktu-waktu penyakit ini dapat timbul kembali.

Saat ini hanya ada beberapa rumah sakit di Indonesia yang menyediakan pengobatan melalui penyinaran UVB ini, karena besarnya biaya yang diperlukan untuk menyediakan peralatan tersebut.

OBAT ALAMI

1. Minumlah secara bertahap minum jus segar Buah Pare (Paria, Karela) dengan satu sendok teh air jeruk nipis pada waktu perut kosong setiap hari selama 3-4 bulan. Insya Allah hasilnya akan terlihat.

2. Lidah buaya atau Aloe Vera berupa gel atau krim halus bisa membantu sebagai obat luar psoriasis.

[Dari berbagai sumber]

Advertisements

About dedimisbahatori

LEMURIAN 3rd Generation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: