Leave a comment

Cacar

Image

Kebanyakan orang pasti pernah mendengar istilah penyakit cacar. Namun kenyataannya tidak semua orang tahu secara persis penyakit apa yang dimaksud. Belum lagi ada istilah yang semakin campur aduk, antara penyakit cacar, cacar air, cacar ular, dan cacar monyet. Berikut ini uraian singkat mengenai penyakit-penyakit tersebut yang serupa tapi sesungguhnya tidaklah sama :
CACARPenyakit cacar dalam bahasa medis disebut variola, sedangkan dalam bahasa Inggris disebut small pox. Penyakit yang disebabkan oleh virus poks (pox virus) ini sudah ada sejak berabad-abad yang lalu dan sangat mudah menular. Gejala yang terjadi bagi yang terinfeksi adalah demam, dan muncul gelembung-gelembung berisi nanah secara serentak di kulit daerah wajah, tangan, kaki, dan akhirnya seluruh tubuh. Penyakit ini kerap berakibat fatal, terutama bila mengenai bayi atau lanjut usia. Bagi yang bisa sembuh pun, akan memberikan bekas di kulit berupa bopeng-bopeng.

 

CACAR AIR

 

 

Cacar air, walaupun namanya mirip dengan cacar, merupakan penyakit yang berbeda. Cacar air, dalam bahasa medisnya disebut varisela, dan dalam bahasa Inggris dinamai chicken pox. Penyakit ini disebabkan oleh virus yang bernama virus varisela-zoster.

Serupa dengan cacar, gejala yang muncul sama-sama ada demam. Akan tetapi perbedaan terdapat pada gelembung yang muncul kecil-kecil dan tidak serentak, yang dimulai dari bagian tubuh penderita lalu menjalah ke anggota tubuh lainnya. Secara umum, penyakit cacar air ini jauh lebih ringan dan tidak seberbahaya penyakit cacar.

A. Definisi Penyakit Cacar Air

Cacar air adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus varicella zoster yang mengakibatkan munculnya ruam kulit berupa kumpulan bintik-bintik kecil baik berbentuk datar maupun menonjol, melepuh serta berkeropeng dan rasa gatal. Penyakit cacar air merupakan penyakit menular yang bisa ditularkan seseorang kepada orang lain secara langsung. Cacar air dikenal juga dengan nama lainnya yaitu varisela dan chickenpox.

Orang yang pernah terkena infeksi virus cacar air maka tubuh orang tersebut akan membentuk antibodi terhadap virus varicella zoster sehingga di masa depan tidak akan lagi terserang penyakit virus cacar air dari penularan yang dilakukan oleh orang lain. Namun cacar air yang tidak diberantas habis secara tuntas bisa terus hidup di dalam tubuh penderitanya dan akan muncul menjadi penyakit herpes zoster ketika kekebalan tubuh orang tersebut sedang tidak baik.

B. Sumber Penyebab Penyakit Cacar Air

Penyebab dari penyakit cacar air adalah infeksi suatu virus yang bernama virus varicella zoster yang disebarkan manusia melalui cairan percikan ludah maupun dari cairan yang berasal dari lepuhan kulit orang yang menderita penyakit cacar air. Seseorang yang terkena kontaminasi virus cacar air varicella zoster ini dapat mensukseskan penyebaran penyakit cacar air kepada orang lain di sekitarnya mulai dari munculnya lepuhan di kulitnya sampai dengan lepuhan kulit yang terakhir mongering.

C. Tanda-Tanda / Ciri-Ciri / Gejala Penyakit Cacar Air

– Setelah 10 sampai 21 hari setelah terkena infeksi virus cacar air muncul gejala penyakit seperti sakit kepala, demam sedang dan juga rasa tidak enak badan. Pada anak di bawah umur 10 tahun biasanya tidak muncul gejala, sedangkan pada orang dewasa bisa lebih parah gejalanya.
– Setelah dua atau tiga hari kemudian akan mulai muncul bintek merah datar yang disebut macula, lalu menjadi menonjol yang disebut papula, kemudian muncul cairan didalamnya seperti melepuh disertai rasa gatal yang disebut vesikel, dan yang terakhir adalah mengering sendiri. Lama proses mulai dari macula, papula, vesikel dan kropeng membutuhkan waktu kurang lebih 6 sampai 8 jam. Proses berulang-ulang ini akan berlangsung selama empat hari.
– Pada hari ke lima biasanya tidak ada kemunculan lepuhan baru di kulit.
– Pada hari ke enam semua lepuhan yang tadinya muncul akan kering dengan sendirinya dan akhirnya hilang setelah kurang lebih sekitar 20 hari.

Pada anak-anak yang terkena cacar air biasanya tidak mengalami kesulitan yang berarti untuk bisa cepat sembuh, namun pada orang dewasa dan juga orang yang mengalami gangguan kekebalan tubuh dari penyakit, maka penyakit cacar air bisa berakibat buruk dan bahkan fatal. Komplikasi penyakit yang dapat terjadi akibat cacar air adalah seperti :

– Pnemounia yang diakibatkan virus lain
– Ensefalitis atau infeksi pada otak
– Peradangan pada jantung
– Peradangan pada sendi
– Peradangan pada hati

Sakit cacar air bisa memunculkan infeksi bakteri stafilokokus jika terjadi infeksi luka akibat garukan pada kulit yang gatal. Sakit cacar air juga bisa saja menyebabkan pembengkaan kelenjar getah bening pada leher bagian samping. Luka terbuka atau disebut ulkus yang terjadi akibat papula yang pecah biasa terjadi di bagian mulut, saluran pernapasan bagian atas, vagina, rectum dan kelopak mata. Jika terdapat papula di pita suara dan saluran pernapasan atas akan mengakibatkan gangguan pernapasan.

D. Diagnosa / Diagnosis Penyakit Cacar Air

Diagnosa dilakukan dengan melihat ruam pada kulit dengan munculnya makula, papula, vesikel dan keropeng.

E. Upaya Penyembuhan / Pengobatan Penyakit Cacar Air

Untuk mengatasi gejala-gejala penyakit cacar air bisa dilakukan dengan melakukan kompres dingin pada kulit yang terkena agar rasa gatal berkurang dan mengurasi garuk-garuk yang dapat menyebabkan infeksi. Selain kompres dingin bisa juga dengan memberikan losyen (lotion) khusus. Untuk mengurangi rasa gatal yang berlebihan bisa diberikan obat pengurang gatal pada kulit. Jika terjadi demam maka bisa diberikan obat sesuai dengan petunjuk atau resep dokter. Cacar air nantinya akan hilang dengan sendirinya pada penderita setelah jangka waktu tertentu.

Untuk mencegah tejadinya infeksi bakteri serta komplikasi akibat serangan cacar air bisa dilakukan beberapa usaha berikut ini, antara lain :

– Menjaga kebersihan tangan dengan rajin mencuci tangan dengan sabun
– Memotong kuku yang panjang dan mengikir kuku yang tajam
– Sering mandi atau mencuci kulit dengan sabun anti kuman
– Memakai pakaian yang telah dicuci bersih dan kering serta nyaman dipakai
– Sering mengganti pakaian jika sudah dirasa kotor atau tidak nyaman

F. Cara Mencegah/Menghindari Penyakit Cacar Air

Pencegahan penyakit cacar air dilakukan dengan memberikan vaksin varisela pada anak-anak bayi yang berumur antara 12 sampai 18 bulan. Pada orang dewasa yang belum pernah mengalami cacar serta mempunyai gangguan pada sistem kekebalan tubuh bisa minta diberikan immunoglobulin zoster atau immunoglobulin varicella zoster dari dokter karena dikhawatirkan akan terjadi hal buruk ketika terserang penyakit cacar air akibat komplikasi yang bisa mengakibatkan kematian.

Apabila di sekitar kita ada orang yang menderita penyakit cacar air sebaiknya segera menjauh jika kita bukan keluarganya agar tidak tertular. Jangan dekat-dekat maupun memegang benda-benda yang telah dipegang penderita ketika sakit cacar air. Jika kita keluarganya ada baiknya penderita segera dirawat di rumah sakit agar virus tidak menyebar di dalam rumah maupun di tempat lainnya si penderita melakukan aktivitas. Jika tidak memungkinkan maka bisa dirawat berobat jalan di rumah sesuai petunjuk dari dokter. Jangan lupa untuk membersihkan segala benda-benda yang mungkin terkontaminiasi virus cacar air.

CACAR ULAR

Walaupun namanya cacar ular, penyakit ini tidak disebabkan oleh ular. Cacar ular adalah nama awam untuk penyakit Herpes Zoster. Penyakit ini merupakan bentuk reaktivasi penyakit cacar air (varisela) yang pernah diderita seseorang sebelumnya.

Perlu diketahui, bila seseorang terkena infeksi virus varisela-zoster untuk pertama kali, maka akan timbul penyakit cacar air. Setelah sembuh, virus tersebut tidaklah musnah seluruhnya dari tubuh penderita, melainkan berdiam di dalam tubuh penderita, tepatnya di ganglion saraf tepi penderitanya. Virus yang berdiam dalam tubuh penderita ini dapat sewaktu-waktu muncul kembali dan menyebabkan penyakit yang dinamai Herpes Zoster.

Walau di dalam tubuhnya terdapat virus ini, namun kebanyakan orang memang tidak mengalami penyakit Herpes Zoster. Hal ini disebabkan daya tahan tubuh yang baik yang dapat menekan virus ini berkembang. Sebaliknya, pada orang yang daya tahannya sedang menurun, tak jarang penyakit ini tiba-tiba muncul menyerang.

Gejala yang terjadi pada penyakit ini awalnya hampir sama dengan cacar air, yaitu terjadi demam dan badan terasa pegal-pegal. Selanjutnya sedikit berbeda dengan penyakit cacar air, walaupun virus penyebabnya sama. Pada Herpes Zoster, gelembung muncul dalam suatu kelompok yang menyerupai garis lebar dengan dasar kulit kemerahan, yang muncul dari bagian belakang tubuh dan menjalar ke arah depan pada salah satu sisi tubuh. Mungkin karena gambaran kelainan yang seperti gambar ular ini, maka ada yang menemakannya cacar ular. Sebenarnya gelembung ini bisa muncul di bagian tubuh mana saja, termasuk wajah, namun yang paling sering adalah dari punggung ke bagian dada.

Ada mitos yang mengatakan, bila deretan gelembung muncul dari kedua sisi tubuh, dan kedua ujungnya bertemu, maka akan fatal akibatnya. Mitos ini tidaklah tepat, namun ada unsur benarnya juga. Yang jelas, deretan gelembung memang umumnya muncul hanya di salah satu sisi saja. Bila sampai muncul di kedua sisi, berarti infeksi yang terjadi sangat berat, dan daya tahan tubuh penderita dalam keadaan sangat lemah dan buruk. Tentunya kondisi fisik yang demikian ini memang memiliki risiko yang bisa berakibat fatal. Walaupun jarang, kasus seperti ini dapat dijumpai pada penderita yang mendapat terapi imunosupresan (penekanan sistem kekebalan tubuh) dosis tinggi dalam jangka panjang atau pada penderita HIV / AIDS.

CACAR MONYET

Istilah cacar monyet memang relatif tidak sepopuler istilah cacar lainnya yang telah disebutkan di atas. Penyakit ini nama ilmiahnya adalah impetigo bulosa, atau ada pula yang menamakan impetigo vesikulo-bulosa. Berbeda dengan jenis cacar lainnya yang disebabkan karena infeksi virus, cacar monyet ini disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus.

Secara klinis, penderita tidak mengalami demam ataupun gejala umum seperti pada cacar air ataupun herpes zoster. Gejala yang didapatkan adalah adanya gelembung yang munculnya terutama di ketiak, dada, dan punggung. Gelembung yang muncul ini cepat pecah dan jumlahnya tidak begitu banyak, namun kerap kali disertai pula oleh miliaria (biang keringat).

Penyakit ini memang tidaklah seberat penyakit lainnya, karena terbatas pada lapisan kulit saja. Namun tentunya tidak berarti tidak perlu diobati. Apalagi karena yang menjadi penyebab adalah bakteri, yang untuk memusnahkannya diperlukan obat antibiotika yang dioleskan pada tempat yang terkena.

Ada yang mengatakan, penyakit ini disebut cacar monyet, sebab kelainan yang tampak di kulit memang bagi orang awam sedikit banyak mirip dengan penyakit cacar. Sedangkan asal usul dikaitkan dengan monyet, konon karena umumnya kulit terasa gatal sekali dan kerap menyebabkan penderitanya menggaruk-garuk tubuhnya terus menerus seperti monyet.

CARA MENGHILANGKAN BEKAS CACAR

Beberapa cara menghilangkan bekas cacar yang mungkin dapat membantu anda:

Vitamin C

Mengkonsumsi vitamin C yang berasal dari buah-buahan sangat baik dalam menjaga kesehatan kulit anda. Hal ini juga dipercaya dapat membantu menghilangkan bekas luka karena cacar.

Vitamin E

Mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin E akan memberi efek yang baik pada kulit anda termasuk untuk menghilangkan bekas cara. Selain itu, mengoleskan minyak vitamin E pada area kulit yang bopeng akan mengurangi bekas luka cacar.

Vitamin K

Mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin K, multivitamin atau suplemen yang mengandung vitamin K akan membantu mengurangi bekas luka cacar anda.

Minum Air Putih

Pastikan bahwa Anda terhidrasi dengan baik dengan mengkonsumsi air putih minimal 2 liter setiap hari. Hal ini akan membantu membersihkan dan mengeluarkan racun dari tubuh anda sekaligus memiliki efek yang baik untuk menyingkirkan bekas cacar.

Madu

Gunakan madu asli dan oleskan disekitar bekas luka kemudian biarkan sekitar sejam lamanya. Hal ini akan membantu dalam menghilangkan bekas cacar.

Cuka

Oleskan cairan cuka pada bekas luka cacar juga bisa membantu menghilangkan bekas luka cacar. Anda dapat menggunakan spons atau kain basah untuk membuatnya lebih mudah. Selain itu, anda juga dapat menggunakan sedikit cuka dalam bak mandi (2 sdm) dan gunakan untuk mandi. Ini akan membantu melembabkan kulit anda, dan menghilangkan bekas-bekas luka cacar.

Ramuan Herbal

Cara lainnya yang dapat membantu anda menghilangkan bekas cacar adalah menggunakan ramuan herbal alami. Apa saja itu?

1. Gunakan ramuan hasil parutan jagung dengan daun pepaya yang telah ditumbuk halus kemudian diaduk hingga rata. Ramuan ini dioleskan pada bekas cacar. Ini akan membantu menghilangkan bekas cacar, tetapi tidak dianjurkan pada pengguna yang alergi terhadap getah pepaya.

2. Pakai ramuan rimpang kunyit dan buah asam yang ditumbuk halus kemudian dicampurkan dengan minyak kelapa secukupnya lalu aduk hingga rata lalu panaskan ramuan di atas pelita atau lilin dengan menggunakan sendok makan. Setelah dingin, ramuan ini dioleskan pada bekas cacar anda.

3. Gunakan ramuan kacang hijau yang telah direndam air hangat sekitar 3 hingga 5 jam hingga butiran kacang hijau membesar dan dihaluskan. Setelah ramuan tersebut halus, oleskan pada bekas cacar.

4. Anda juga bisa menggunakan ramuan temulawak 20 gram, kencur dan asam jawa 15 gram kemudian dicuci hingga bersih lalu direbus dengan air sebanyak 600 cc. Biarkan air rebusan mendidih dan menyusut hingga 300 cc. Tunggu hingga ramuan tersebut dingin kemudian disaring. Hasil dari saringan tersebut diminum 2-3 kali sehari. Lakukan cara ini hingga 5 hari berturut-turut.

5. Bekas cacar juga dapat dihilangkan dengan meminum jus buah mengkudu yang telah masak sebanyak 2 kali sehari hingga bekas cacar menghilang dengan sendirinya.

6. Daun pegagan juga bisa digunakan untuk pengobatan cacar dari dalam, namun juga sangat bermanfaat untuk menghilangkan bekas cacar.

PENGOBATAN

Satu-satunya cara mengobati cacar adalah dengan meningkatkan antibody, karenanya perbanyaklah mengkonsumsi makanan peningkat antibody, silahkan click: https://klinikpengobatanalami.wordpress.com/2013/05/05/18-makanan-peningkat-antibodi/

[Dari berbagai sumber]

Advertisements

About dedimisbahatori

LEMURIAN 3rd Generation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: