Leave a comment

Penyakit-Penyakit Yang Sering Disepelekan

Image

I. INFLUENZA (FLU)Influenza (flu) adalah suatu infeksi virus yang menyebabkan demam, hidung meler, sakit kepala, batuk, tidak enak badan (malaise) dan peradangan pada selaput lendir hidung dan saluran pernafasan.Penyakit2 lanjutan yg diakibatkan oleh influenza :

1. Sinusitis
Menurut DR.Cita H. Murjantyo,sp.THT, dari RS Internasional Bintaro adalah peradangan dari mukosa (selaput lendir) dari sinus paranasal. Sinus pada anak biasanya hanya sinus adnoit yang terletak di antara dua mataserta sinus maxila yang terletak di pipi.sedangkan sinus frontal dan spenoid yang letaknya di daerah kening baru tumbuh di usia 7-8 tahun dan berkembang maksimal di usia 15-18 tahun.Tahapan pertumbuhan sinus,kata akan berpengaruh pada kenangannya.

2. Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA),
dan ada pula infeksi saluran napas bawah, atau sebagai kelanjutan dari ISPA. Serangan lanjutan ini biasanya lebih berat, hingga memerlukan penanganan khusus.

3. Sehabis flu, demam meninggi lagi, muncul sesak napas, dan batuk-batuk berlanjut. Bila flu tak menyembuh, dan makin memburuk, pikirkan kemungkinan sudah terjadi komplikasi. Kita menyebutnya infeksi superbugs.

4. Selain ke paru-paru, telinga tengah tak jarang menjadi sasaran. Kita tahu saluran penghubung telinga dengan rongga hidung (tuba eustachius) pada anak masih terbuka, sehingga infeksi di hidung dan tenggorokan sebagaimana lazimnya flu, akan mudah menjalar memasuki ruang telinga tengah lewat saluran itu. Karenanya, komplikasi flu acap berkomplikasi menjadi infeksi telinga tengah yang dapat menyebabkan ketulian (otitis media chronica) pada usia anak.

5. Pada anak flu berkelanjutan akan menderita penyakit asma,soalnya tenggorokan yang semula bekerja dengan baik fungsinya bisa memburuk akibat lendir yang terus – menerus berada di tenggorokan.

Jadi sesungguhnya komplikasi masih bisa dicegah dengan lebih mewaspadai kelanjutan flu yang mungkin terjadi. Yaitu bila demam muncul kembali, kondisi anak tampak lebih lemah dan lesu, jenis gejalanya bertambah, selain lendirnya juga berubah. Jangan tunggu komplikasi berkepanjangan. Segera minta bantuan dokter untuk membantu menghentikannya, agar komplikasi tidak berakhir buruk, atau sampai terjadi kematian.

II. BATUK

Batuk merupakan mekanisme pertahanan tubuh di saluran pernapasan dan merupakan gejala suatu penyakit atau reaksi tubuh terhadap iritasi di tenggorokan karena adanya lendir, makanan, debu, asap dan sebagainya.

Penyakit2 lanjutan yg diakibatkan oleh batuk :

1. Gangguan pada lambung dan saluran makanan dekat lambung.

2. Pembesaran jantung kiri.

3. Radang menahun pada paru-paru dan salurannya (bronchus).

4. Bromida,yang dikandung sebuah obat batuk yang beredar di pasaran bisa mempengaruhi sistem saraf di otak,terutama fungsi daya ingat dan kognitif, sehingga menyembabkan kepikunan.

5. Anti histamin pada obat batuk merupakan anti alergi yang dipromosikan bisa membantu mengeringkan hidung dan melegakan pernafasan,ternyata bisa mengakibatkan saluran nafas menjadi kering dan nafsu makan berkurang.

III. SAKIT GIGI

Sakit gigi adalah rasa nyeri pada gigi. Yg disebabkan oleh berbagai masalah pada gigi dan rahang, seperti karies gigi, gingivitis atau penyakit rahang, dan masih banyak lagi.
Penyakit2 lanjutan yg diakibatkan oleh sakit gigi :

1. gangguan jantung, karena kuman yang bersarang pada gigi yang berlubang bisa menembus ke pembuluh darah, dan akhirnya mengumpul di jantung.

2. Komplikasi yang relatif banyak terjadi akibat infeksi gigi adalah gangguan mata. Mata jadi cepat lelah dan terasa nyeri, khususnya pada bagian atas kelopak mata. Hal ini terjadi karena gigi dan mata memiliki induk syaraf yang sama.

3. Dalam kasus tertentu, seseorang juga bisa mengalami sakit kepala. Hal ini terjadi bila ada kelainan pada struktur rongga gigi. Kondisi ini sangat mungkin terjadi karena sistem pengunyahan terdiri atas empat komponen, yaitu gigi dan jaringan penyangga, tulang rahang, otot-otot dan sendi rahang.

4. Pada kerusakan gigi yang parah, bakteri dapat masuk ke aliran darah dan mengganggu sistem kekebalan tubuh. Sel sistem kekebalan tubuh yang rusak melepaskan sejenis protein yang disebut cytokines. Unsur ini menyebabkan kerusakan sel pankreas penghasil insulin, hormon yang memicu diabetes.

5. Stroke.

6. Kelahiran premature pada ibu hamil.

IV. SAKIT KEPALA

Sakit Kepala atau yang dalam bahasa medisnya disebut Cephalalgia, adalah suatu kondisi sakit yang terletak di sekitar kepala, terkadang rasa sakit pada leher atau bagian atas leher juga disebut sakit kepala.

Penyakit2 lanjutan yg diakibatkan oleh sakit kepala :

1. Kehilangan berat badan. Kondisi ini bisa menyertai kanker, depresi, atau peradangan arteri temporalis.

2. Demam atau menggigil. Bisa menunjukkan adanya infeksi sistemik atau radang selaput otak.

3. Gangguan penglihatan. Bisa mengindikasikan suatu kelainan bola mata. Sebut saja glaucoma, migrein, atau proses dalam kepala yang melibatkan saraf atau penglihatan.

4. Mual dan muntah. Umumnya terjadi pada migrein dan sindroma sakit kepala pasca trauma.

5. Fotofobia. Bisa menonjol pada derita migrein, radang selaput otak akut, atau pendarahan sub araknoid.

6. Kehilangan kesadaran sesaat. Bisa terjadi pada migrein atau neuralgia glossofaringeal.

V. MAAGH

Gejala penyakit yang menyerang lambung dikarenakan terjadi luka atau peradangan pada lambung yang menyebabkan sakit, mulas, dan perih pada perut.

1. Menurut penelitian beberapa ahli kesehatan, maagh kronis memang bisa menyebabkan kanker lambung (Stomach Cancer). Salah satu peneliti tersebut adalah Ingrid S. Waspodo, Beliau menyatakan bahwa salah satu penyebab Kanker lambung (Stomach Cancer) adalah Maag yang Kronis.

2. Maagh menyebabkan perdarahan di lambung yang ditandai dengan nyeri yang sangat dan disertai muntah darah atau buang air besar berupa darah yang sudah menghitam. Bila dibiarkan terus maka lambung bisa bocor, luka akan menembus dinding lambung sehingga lambungnya berlubang. Darah akan masuk ke rongga perut dan mengakibatkan rasa nyeri yang sangat hebat. Keadaan ini bisa mengakibatkan kematian.

3. Hipersekresi asam lambung juga akan memicu percepatan waktu transit makanan dalam usus sehingga proses absorbsi berkurang dan menimbulkan diare.

VI. ANGIN DUDUK (MIRIP MASUK ANGIN)

Angina pectoris yang ditandai dengan rasa nyeri pada dada sebelah kiri.

Penyakit2 lanjutan yg diakibatkan oleh angin duduk hingga menyebabkan kematian :

1. Penyempitan ini disebabkan oleh: adanya timbunan-lemak (aterosklerosis) dalam pembuluh darah akibat konsumsi kolesterol tinggi, sumbatan (trombosis) oleh sel beku darah, vasokonstriksi atau penyempitan pembuluh darah akibat kejang yang terus menerus, serta Infeksi pada pembuluh darah. Penyempitan mengakibatkan berkurangnya oksigen yang masuk ke dalam jantung.

2. infark miokard akut (IMA) adalah suatu keadaan kematian jaringan pada otot jantung yang diakibatkan oleh karena berkurangnya suplai oksigen ke jaringan tersebut.

3. Sindrom serangan jantung koroner akut .

7. OBESITAS

Kondisi dimana lemak tubuh berada dalam jumlah yang berlebihan.

Penyakit2 lanjutan yg diakibatkan oleh obesitas :

1. Penyakit jantung dan stroke

Mereka dengan IMT paling sedikit 30 mempunyai 50-100% peningkatan risiko kematian dibandingkan mereka dengan IMT 20-25. Obesitas tipe buah apel mempunyai risiko hampir 3 kali untuk menderita penyakit jantung dibandingkan dengan BB normal. Meningkatnya lemak pada daerah perut secara spesifik dihubungkan dengan kekakuan pembuluh darah aorta, yaitu pembuluh darah arteri utama yang memberikan darah ke organ-organ tubuh.

2. Tekanan Darah Tinggi

Hubungan antara obesitas dan hipertensi adalah kompleks dan mungkin menggambarkan interaksi faktor genetik, demografi dan biologik. Berbagai penelitian telah melaporkan bahwa penurunan BB bermanfaat untuk mengurangi tekanan darah.

3. Gagal jantung

Suatu penelitian tahun 2002 melaporkan bahwa obesitas mungkin bertanggung jawab terhadap 11% gagal jantung pada pria dan 14 % pada wanita. Mekanismenya belum jelas.

4. Gangguan lemak darah (Dislipidemia)

Efek obesitas pada kadar kolesterol adalah kompleks. Walaupun obesitas tidak mempunyai hubungan yang kuat dengan kadar kolesterol, tetapi kadar trigliserida (TG) biasanya tinggi sedang kolesterol baik (HDL) cenderung menurun yang keduanya menyebabkan penyakit jantung.

5. Resistensi insulin dan DM tipe2

Kebanyakan penderita DM tipe 2 adalah obesitas dan pada kenyataannya memberikan kesan yang kuat bahwa penurunan BB dapat menjadi kunci di dalam mengontrol terhadap DM tipe 2, yang mempunyai kelainan berupa ketidakmampuan menggunakan insulin di dalam metabolisme glukosa.

Keadaan ini sering disebut dengan resistensi insulin dan juga dihubungkan dengan hipertensi dan kelainan pembekuan darah. Walaupun mekanisme yang tepat hubungan antara obesitas dan DM tipe 2 sama sekali belum jelas, tetapi sel2 lemak dapat melepaskan zat2 kimia tertentu yang menghambat kepekaan tubuh terhadap insulin.

6. Sindroma metabolik (sindroma X)

Terdiri dari obesitas yang ditandai dengan penumpukan lemak pada daerah perut, gangguan kolesterol, hipertensi, dan resistensi insulin. Tampaknya faktor genetik berperanan, walaupun obesitas dan makan yang cepat memegang peranan penting di dalam perkembangan sindroma ini. Sindroma metabolik secara signifikan dihubungkan dengan penyakit jantung dan angka kematian yang lebih tinggi.

7. Kanker

Obesitas dihubungkan dengan jenis kanker tertentu, dan beberapa ahli percaya bahwa kontrol BB yang efektif bagi anak2 dan dewasa dapat mengurangi kejadian kanker 30-40 %. Obesitas dapat meningkatkan risiko kanker dalam hubungannya dengan kadar hormon yang tinggi yang disebut growth factor, yang mana dapat merangsang pertumbuhan sel yang menyebabkan kanker.

VIII. DIARE

Diare adalah buang air besar (defekasi) dengan tinja berbentuk cairan atau setengah cairan, dengan demikian kandungan air pada tinja lebih banyak dari keadaan normal yakni 100-200 ml/sekali defekasi (Hendarwanto, 1999).

Penyakit2 lanjutan yg diakibatkan oleh diare :

1. kematian akibat dehidrasi yang menimbulkan renjatan hipovolemik atau gangguan biokimiawi berupa asidosis metabolik yang berlanjut.

2. Penurunan tekanan darah akan menyebabkan perfusi ginjal menurun sampai timbul oliguria/anuria. Bila keadaan ini tidak segera diatsi akan timbul penyulit nekrosis tubulus ginjal akut yang berarti suatu keadaan gagal ginjal akut.

3. Penurunan lemak sub kutan/massa otot.

4. Kelemahan tonus otot, turgor kulit buruk.

5. Membran mukosa pucat, luka, inflamasi rongga mulut.

6. radang usus, tumor, polip.

7. Kekurangan cairan dan elektrolit menimbulkan gangguan irama jantung, bisa menurunkan kesadaran sampai meninggal. Diare jangan dianggap remeh, jika tidak diatasi kehilangan cairan akan berakibat fatal.

IX. DEHIDRASI

Hilangnya cairan tubuh yang berlebihan. Secara harfiah penghilangan air dari sebuah objek, namun dalam hal fisiologis, yang menyertainya kekurangan cairan di dalam organisme.

Penyakit2 lanjutan yg diakibatkan oleh dehidrasi :

1. gangguan dalam fungsi otak kita, seperti konsentrasi dan kemampuan berpikir.

2. Secara fisik, kekurangan cairan dapat menurunkan stamina dan produktivitas karena kita jadi mengalami gangguan sakit kepala, lesu, lemas, kejang, hingga pingsan.

3. Manifestasi klinis dehidrasi paling erat kaitannya dengan penurunan volume intravaskular, yang selanjutnya dapat mengakibatkan kegagalan organ dan kematian.

4. Dehidrasi ringan juga bisa memicu terjadinya infeksi pada saluran kemih atau yang kerap dikenal orang dengan istilah anyang-anyangan.

5. Sedangkan pada laki-laki, dehidrasi ringan bisa menyebabkan pembentukan batu ginjal.

X. SEMBELIT

Suatu keadaan dimana seseorang mengalami kesulitan susah atau jarang buang air besar.

Penyakit2 lanjutan yg diakibatkan oleh sembelit:

1. Wasir (ambeien)

Kesulitan BAB dlm waktu lama biasanya akan menimbulkan kebiasaan mengedan saat BAB,hal inilah yang lama kelamaan akan menyebabkankan pelebaran pembuluh darah pada anus yang kemudian akan memicu pembengkakan,pada akhirnya akan timbul tonjolan yg keluar dari anus atau sering disebut WASIR (HEMORRHOID),yang kalau dibiarkan akan pecah dan terjadi pendarahan pd anus.

2. Prolapsus rektum (bagian dalam poros usus keluar dari dubur).

3. Robeknya saluran dubur yang menyebabkan rasa nyeri dan sebagainya.

4. Kanker usus.
Selain itu kotoran sisa makanan yang kita konsumsi setiap hari akan mengendap didalam usus yang akan menjadi toxic racun bagi tubuh kita,yang akan memicu beragam sel kanker atau yang biasa disebut Karsinogen.

5. Gangguan fungsi hormonal.

6. Penyakit jantung.

7. Gagal ginjal.

Sumber: radittyashere.blogspot.com

About dedimisbahatori

LEMURIAN 3rd Generation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 619 other followers

%d bloggers like this: